Empat Bawaslu di Sultra Susun Keterangan untuk Sidang di MK

Bahari
Bacakan

Kendari, Inilahsultra.com – Empat Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) kabupaten di Sulawesi Tenggara (Sultra) yang mendapatkan gugatan sengketa perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) tengah menyusun keterangan untuk disampaikan dalam sidang Mahkamah Konstitusi (MK) 27 Januari 2021 mendatang.

Anggota Bawaslu Sultra Bahari menyatakan, penyusunan keterangan ini nanti akan difinalisasi di Bawaslu RI pada 22 Januari 2021.

-Advertisement-

“Nanti akan dicek kembali oleh masing-masing korwil apakah sudah sesuai keterangan yang disusun atau tidak,” jelas Bahari, Rabu 20 Januari 2021.

Bahari menyebut, di sidang MK nanti, posisi Bawaslu hanya pihak pemberi keterangan, itu pun jika diminta oleh majelis hakim MK.

“Mau diminta atau tidak, Bawaslu tetap harus siap memberi keterangan nantinya,” katanya.

Dalam memberikan keterangan nanti, Bawaslu akan melaporkan terkait pengawasan, penanganan pelanggaran dan sengketa di setiap tahapan.

Selain itu, menjelaskan tentang hasil pengawasan di obyek gugatan pemohon.

“Bawaslu secara kelembagaan telah siap memberikan keterangan seluruh dalil permohonan pemohon yang diajukan di MK,” ujarnya.

Berdasarkan jadwal, sidang MK akan digelar pada 27 Januari 2021 pukul 14.00 WIB dan pukul 17.00 WIB.

Mahkamah Konstitusi (MK) menerbitkan akta registrasi perkara konstitusi (ARPK) empat gugatan perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) pada pemilihan kepala daerah 2020.

Sebelumnya, dari tujuh daerah yang menggelar pemilihan serentak 2020, ada empat paslon di empat daerah pemilihan yang mengajukan gugatan PHPU di MK. Yakni, Pilkada Konawe Kepulauan mendapatkan gugatan dari pasangan perolehan suara terakhir Muh Oheo Sinapoy-Mutaqqin Siddiq. Pilkada Muna digugat oleh pasangan LM Rajiun Tumada-La Pili, Pilkada Wakatobi digugat Arhawi-Hardin Laomo dan Pilkada Konawe Selatan digugat oleh pasangan Muh Endang SA-Wahyu Ade Pratama Imran.

Penulis : Haerun

Facebook Comments