Buka Muscab IBI, Bupati Buton Minta Bidan Beri Kontribusi yang Lebih Baik

187
Bupati Buton La Bakry (Kiri) dan Sekda La Ode Zilfar Djafar (Kanan) saat menghadiri Muscab IBI VI di Gedung Wakaaka, Rabu 27 Januari 2021.

Pasarwajo, Inilahsultra.com – Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Buton menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) VI di Gedung Wakaaka, Pasarwajo, Rabu 27 Januari 2021.

Muscab yang mengusung tema ‘Bidan Garda Terdepan Mengawal Kesehatan Maternal Neonatal Melalui GERMAS dan Pelayanan Berkualitas’ ini, diawali dengan penampilan Tarian daerah dan Parade Vandel oleh Ketua Ranting IBI.

- Advertisement -

Bupati Buton La Bakry saat membuka Muscab IBI berharap, para bidan dapat melaksanakan Muscab dengan hati yang tenang dan damai, dalam menentukan visi yang sama sesuai dengan profesinya dalam rangka memberikan pelayan kepada masyarakat.

“Selamat bermusyawarah sehingga bisa menghasilkan pengurus yang bisa mengayomi dan menjadi tumpuan harapan IBI Kabupaten Buton,” katanya.

Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Buton ini menegaskan, bidan harus bisa memberi kontribusi yang lebih baik lagi untuk daerah ini.

Selain itu, La Bakry juga berharap IBI Buton dapat bersama-sama pemerintah, Satgas Covid-19, dan masyarakat untuk tetap mengetatkan protokol kesehatan. “Kita berharap terus bertahan dan bisa bergeser ke zona hijau,” ucapnya.

Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Buton Djufri mengatakan, kinerja bidan di Kabupaten Buton selama ini cukup baik dalam upaya penekanan angka kematian ibu dan bayi.

Pada Tahun 2018 lalu terdapat 14 kasus kematian ibu dan bayi, Tahun 2019 menunjukan penurunan sekitar 11 kasus. Kondisi ini menunjukan upaya bidan dalam menekan angka kematian pada ibu dan bayi memiliki upaya yang berkesinambungan dan komprehensif.

Djufri berharap, kepada Ketua IBI agar pengurusan STR Khususnya para bidan untuk selalu di mudahkan.

“Saya berharap kepada Ketua IBI Sultra utamanya pada pengurusan STR agar bisa dimudahkan apalagi terkait administrasi, demi terciptanya percepatan pelayanan. Sebab Bidan yang tidak memiliki STR tidak bisa melakukan pelayanan”, katanya.

Ketua IBI Buton Ece Salmiaty mengatakan, Muscab IBI yang ke VI digelar sesuai aturan yang berlaku yang biasanya maksimal di lakukan 6 bulan setelah Musyawarah Daerah Provinsi.

“Forum ini merupakan musyawarah tertinggi dan wahana bagi anggota IBI Cabang Kabupaten Buton. Tujuannya untuk menyusun proses kerja IBI dan dilantiknya pengurus baru. Selain itu kegiatan tersebut sebagai wahana pemberian masukan terhadap Kemajuan IBI. Untuk itu kepada anggota IBI diminta menyalurkan aspirasinya secara  sportif,” pintanya.

Ketua IBI Sulawesi Tenggara Maswaty Madjid mengungkapkan, sesuai Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) didalam bekerja Bidan harus mempunyai STR. Bila ada pihak yang mempekerjakan bidan tanpa STR maka akan dikenakan sanksi.

Reporter: LM Arianto

Facebook Comments
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
loading...