Pembangunan Masjid di Desa Baruta Analalaki Buteng Telan Anggaran Rp 2 Miliar

135
Peletakan batu pertama pembangunan masjid di Desa Baruta Analalaki Kabupaten Buteng, Minggu 21 Februari 2021.

Labungkari, inilahsultra.com – Pembangunan masjid di Desa Baruta Analalaki Kecamatan Sangia Wambulu Kabupaten Buton Tengah (Buteng) menghabiskan anggaran hingga Rp 2 Miliiar. Peletakan batu pertama pembangunan masjid tersebut dilakukan, Minggu 21 Februari 2021.

“Hari ini kita melakukan peletakan bati pertama pembangunan masjid dengan ukuran relatif kecil 15,75 x 15,30 meter persegi. Sesuai Rencana Anggaran Biaya (RAB) menelan anggaran Rp 2.019.364.000,” beber Ketua Panitia Pembangunan Masjid Al-Manja H Arifin Naki.

- Advertisement -

Peletakan batu pertama masjid ini dihadiri Asisten III Setda Buteng La Angkata, Kepala KUA Kecamatan Sangia Wambulu, dan sejumlah tokoh masyarakat. Mereka secara bergiliran meletakan batu pembangunan masjid bernama Al-Manja tersebut.

Arifin menceritakan, keberadaan masjid pertama di Desa Baruta Analalaki tersebut dibangun pada tahun 1953. Letaknya sekitar 500 meter dari pembangunan masjid saat ini. Peletakan batu pertama pembangunan masjid tersebut dilakukan Sultan Buton terakhir La Ode Falihi.

Menurutnya Arifin, masjid pertama Desa Baruta Analalaki tersebut merupakan salah satu masjid yang sangat representatif di Kecamatan Gu maupun Kecamatan Mawasangka pada saat itu. Pasalnya, seluruh rangka masjid menggunakan kayu Ulin.

Sementara untuk masjid kedua yang sekarang dibongkar, dibangun pada tahun 1978. Donator utamanya pada saat itu adalah almarhum H Hasan Aziz.

Tak hanya masjid, almarhum juga merupakan yang terbanyak menyumbang pembangunan sekolah dan jembatan di Desa Baruta Analalaki.

Arifin mengungkapkan, anggaran pembangunan masjid tersebut yang baru terkumpul saat ini sebesar Rp 549.520.000. Dana tersebut terkumpul dari masyarakat Baruta Analalaki sendiri yang berada dalam kampung maupun yang ada di perantauan. Termasuk sumbangan dari pemerintah maupun pribadi tokoh-tokoh masyarakat yang sukses dalam usahanya.

Arifin merinci, saldo kas dari masjid lama Rp 162.020.000, bantuan Pemprov Sultra Rp 50 juta, sumbangan masyarakat Baruta Analalaki di Kota Baubau Rp 158.500.000, dari Ternate Rp 150 juta, dari Jayapura Rp 5 juta, sumbangan masyarakat dalam kampung Rp 2,5 juta.

Selanjutnya, dari Lombe Rp 1 juta, dari Sorong Rp 1 juta, dari Labuha Rp 13,5 juta, dari Tampo Rp 500 ribu, dari Menui Rp 500 ribu, dan dari Kendari Rp 5 juta.

Sumbangan keluarga almarhum H Murad 200 sak semen, keluarga Drs H Tanda Jani 100 sak semen, dan keluarga Anwar Anuru 65 sak semen, Toserba Dua Sekawan berupa sumur bor untuk masjid dan masyarakat, serta bantuan alat berat saat membongkar masjid lama.

“Pengeluaran sampai hari ini sebesar Rp 51.211.000. Sehingga saldo kas tersisa Rp 495.309.000,” tutupnya.

Kepala Desa Baruta Analalaki Saharia menyampaikan rasa terima kasih kepada masyarakat Desa Baruta Analalaki yang ada dalam kampung maupun di perantauan atas sumbang untuk kelancaran pembangunan Masjid Al-Manja tersebut.

“Selama proses pembangunan masjid ini, masyarakat Desa Baruta Analalaki menggunakan sementara gedung serba guna untuk Salat dan kegiatan keagamaan lainnya,” tuturnya.

Asisten III Setda Buteng La Angkata mengucapkan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada masyarakat Desa Baruta Analalaki atas ketidakhadiran Bupati Buteng H Samahuddin untuk meletakan batu pertama pembangunan Masjid Al-Manja tersebut.

“Tadi pagi Pak Bupati sudah dua kali ke Jembatan Batu untuk menyeberang kesini. Namun karena kondisi cuaca buruk di laut, dengan berat hati membatalkan diri untuk menyeberang dan menitip pesan untuk menyampaikan permohonan maaf yang mendalam kepada seluruh masyarakat Desa Baruta Analalaki,” ungkap La Angkata mengawali sambutannya.

Dia menyampaikan apresiasi atas kerja sama dan sinergitas masyarakat Desa Baruta Analalaki dengan pemerintah dan pihak swasta dalam membangun Masjid Al-Manja Baruta Analalaki.

“Semoga semangat ini akan terus terjaga dengan baik dalam membangun Desa Baruta Analalaki menuju Buteng yang berkah,” tukasnya.

La Angkata berjanji akan menyampaikan kepada Sekda maupun Bupati Buteng mengenai kondisi keuangan pembangunan Masjid Al-Manja Desa Baruta Analalaki sesuai hasil laporan ketua panitia.

“Mudah-mudahan mendapat sentuhan bantuan juga dari Pemkab Buteng untuk kelancaran pembangunannya,” tutupnya.

Reporter: LM Arianto

Facebook Comments
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
loading...