Reses di Lalolara, Rajab Jinik Siap Bantu UMKM dan Jadikan Kampus Baru Daerah Aman

68
LM Rajab Jinik saat reses di Kelurahan Lalolara. (Haerun)

Kendari, Inilahsultra.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kendari, LM Rajab Jinik menyerap aspirasi masyarakat dalam masa reses tahap II tahun 2021, Selasa 23 Februari 2021.

Ketua Komisi III DPRD Kota Kendari ini mengunjungi konstituennya di Lorong Salangga RW 08 Kelurahan Lalolara, Kecamatan Kambu, yang disambut oleh Lurah Lalolara, Ketua RT 10 dan sejumlah masyarakat.

- Advertisement -

Anggota dewan dari Fraksi Golkar ini mendapat banyak keluhan dan masukan dari sejumlah warga mulai dari penerangan jalan dalam lorong, drainase, keamanan lingkungan sekitar, satu RT satu pos kamling atau pos ronda, program pembukaan UKM seperti perbengkelan, dan pengelolaan sampah satu motor satu RT.

Menanggapi hal tersebut, Rajab Jinik mengaku, banyak mendapatkan masukan dari masyarakat saat melakukan reses di dapilnya. Masyarakat tidak hanya terpaku pada persoalan infrastruktur dan pembangunan semata, tapi berpikir bagaimana mendorong ekonomi masyarakat apalagi saat ini dalam ekonomi masyarakat terpuruk akibat pandemi corona.

“Infrastruktur dan pembangunan ini penting tapi di tengah Covid-19 saat ini kita harus berpikir tentang pemberdayaan ekonomi dan peningkatan UMKM masyarakat. Kita harus siap mendorong ekonomi masyarakat melalui peningkatan sektor usaha mikro kecil menengah (UMKM) melalui bantuan modal usaha,” jelasnya.

Sebagai anggota dewan dari daerah pemilihan (Dapil) Kambu-Baruga, Rajab Jinik akan menunggu program-program kelompok-kelompok masyarakat yang akan mengusulkan bantuan UMKM melalui legislatif.

“Saya memberikan peluang dan kesempatan untuk Kelurahan Lalolara ini lima kelompok, yang nantinya InsyaAllah kita bantu dalam proses pemberdayaan UMKM,” ujarnya.

Terkait keamanan lingkungan, Rajab Jinik akan menggagas wilayah di sekitar Universitas Halu Oleo (UHO) sebagai daerah yang aman dan kondusif dengan tujuan agar masyarakat yang tinggal di sekitar kampus baru merasa nyaman.

Kemudian ia berkomitmen akan menjadikan kampus baru UHO sebagai percontohan daerah teraman dalam menempuh dunia pendidikan di wilayah Sulawesi Tenggara (Sultra).

“Kampus baru yang sebelumnya punya image tidak baik di mata masyarakat sebagai sarang kriminal, sarang kekacauan. Kita akan ubah image ini dan saya bermimpi akan kita gagas kampus baru sebagai daerah pilot project daerah teraman dunia pendidikan di Sultra. Ini cita-cita saya dan ini yang akan kita lakukan,” jelasnya.

Rajab Jinik menjelaskan, langkah pertama yang akan dilakukan adalah melibatkan lurah setempat dan pihak keamanan untuk mendata masyarakat yang tinggal di wilayah sekitar kampus baru UHO.

“Saat ini kita mulai, kita akan melibatkan semua stakeholder pemerintah wilayah lurah dan RT serta pihak keamanan untuk mendata masyarakat,” tutupnya.

Sementara itu Lurah Lalolara, Burhan mengatakan, terkait keamanan di wilayah kampus baru UHO membutuhkan kerja sama dari semua stakeholder.

“Bebeberapa langkah strategis yang harus dilakukan adalah mendata seluruh penghuni asrama serta pemilik asrama. Selanjutnya melakukan sistem kemanan lingkungan yaitu membangun pos ronda,” tutupnya.

Burhan menyambut baik upaya anggota dewan L.M. Rajab Jinik memiliki keinginan dan cita-cita menjadikan kampus baru UHO sebagai percontoan daerah yang aman dalam menempuh pendidikan di perguruan tinggi negeri.

“Kami akan mengawal keinginan Rajab Jinik menjadikan wilayah kampus baru sebagai daerah yang aman dan tentram bagi masyarakat yang tinggal dan mahasiswa yang sementara menempuh pendidikan tinggi,” tutupnya.

Penulis : Haerun

Facebook Comments
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
loading...