UHO Tak Berikan Perlindungan Hukum Pelaku Dugaan Kekerasan LDK Pendidikan Ekonomi

78
Video dugaan penyiksaan terhadap mahasiswa UHO oleh seniornya. (Istimewa)

Kendari, Inilahsultra.com – Tim hukum Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari tidak akan memberikan perlindungan hukum bagi senior dan mahasiswa yang diduga melakukan tindakan kekerasan pada saat kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) Jurusan Pendidikan Ekonomi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP).

Tim Hukum UHO, Lade Sirjon menjelaskan, pihak UHO mendapat informasi bahwa ada dari pihak keluarga mahasiswa baru yang melaporkan dugaan tindakan kekerasan dalam video yang beredar di media sosia di kepolisian.

- Advertisement -

“Kami mendapat informasi dari pihak keluarga yang melaporkan itu ke kepolisian, silahkan kalau memang ada aduan di kepolisian. Yang jelas UHO tidak akan memberikan perlindungan kepada senior maupun mahasiswa yang melakukan dugaan kekerasan itu,” tegas salah satu anggota Tim Hukum UHO, Lade Sirjon, Kamis 4 Maret 2021.

Lanjut Lade Sirjon menegaskan, jika aduan tersebut diproses pihak kepolisian dan secara kelembagaan UHO tidak akan bertanggung jawab, karena kegiatan dalam video yang berdurasi 1 menit 48 detik tidak ada izin dari universitas.

“Silakan kalau ada aduan di kepolisian dan yang bertanggung jawab pihak-pihak yang melakukan kekerasan dalam kegiatan tersebut. Artinya sepanjang dilarang berarti universitas tidak bertanggung jawab atas kegiatan itu, karena tidak ada izinnya,” ujarnya.

Di UHO, kata Sirjon, secara kelembagaan di dalam regulasi yang dimiliki universitas untuk pemberian sanksi dilakukan secara berjenjang mulai dari klarifikasi di tingkat jurusan, fakultas dan universitas.

“Prosedur pemberian sanksi sudah ada alur dan jalurnya, pelanggaran itu seberat apa sanksinya dan seperti apa. Saat ini masih dalam penelusuran klarifikasi dan terkait sanksi itu ada teguran, peringatan tertulis dan skorsing,” tutupnya.

Penulis : Haerun

Facebook Comments
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
loading...