Pemuda Desa di Muna Bekerja Jadi Kuli, Ramlan : Mama, Bapak Anakmu Sudah Jadi TNI AD

2532
Ramlan.

Laworo, Inilahsultra.com – Rezeki memang sudah ada yang atur, tidak ada yang tahu seperti apa nasib seseorang ke depan. Seperti halnya Ramlan, seorang pemuda Desa Labaha, Kecamata Watopute, Kabupaten Muna dikabarkan telah lulus seleksi akhir setelah mengikuti seleksi tingkat pusat di Makasar dalam penerimaan Tamtama Tentara Nasional Indonesia (TNI) angkatan darat (AD) tahun 2021.

“Alhamdulillah !!! mama, bapak anakmu sekarang sudah menjadi TNI AD !!!,” begitu yang dituliskan Ramlan diselembar kertas putih untuk menyampaikan kabar gembira kepeda ke dua orang tuanya di kampung.

- Advertisement -

Kabar gembira itu terdengar langsung di telinga kedua orangtuanya. Ucapan doa dan selamat kepada putra sulungnya itu seakan tak sanggup menahan cucuran air mata bahagia. Kenapa tidak, selama ini mereka tidak membayangkan kalau buah hati yang selama dikandung dan dibesarkan itu akan menjadi sebagai abdi negara.

Putra dari pasangan La Ode Sukawati dan Wa Ode Daano itu kini sekarang sudah ada di Makasar, Sulawesi Selatan.

Setelah pengumuman ini hari, Minggu, 18 April 2021 dan dinyatakan lulus setelah megikuti seluruh tahapan tes, Ramlan sempat memberikan kabar orag tuanya melalui via telepon bahwa dirinya telah lulus dan selanjutnya akan mengikuti pendidikan.

“Sempat dia kabari komunikasi lewat handphone tapi tidak lama karena HP nya dikumpul. Alhamdulillah dia lulus, ini hari pengumumannya,” kata orang tuannya, La Ode Sukawati kepada jurnalis Inilahsultra.com, Minggu, 18 April 2021.

Ramlan, anak dari empat bersaudara itu setelah tamat di jenjang SMA pada tahun 2020, dirinya lebih memilih mengadu nasib di daerah orang yakni di Kendari, Sultra. Kuliah pun tak bisa, sebab melihat kerja kedua orang tuanya sangat tidak mungkin untuk memaksakan kehendak layaknya orang lain yang mampu membiayai seluruh kebutuhannya.

Terlebih, pekerjaan orang tuanya hanya tukang kayu biasa yang setiap saat mendapat pesanan dari kantoran atau dari orang – orang yang butuhkan jasanya. Belum lagi, membiayai hidup untuk tiga orang saudaranya.

Niat tekad Ramlan mengadu nasib di daerah orang sudah bulat. selama di Kota Kendari dirinya mencari kerja. Tak pandang pekerjaan apapun yang penting baginya itu halal.

“Dia kerja dimana saja. Waktu di Kendari dia kerja dibengkel dan dibangunan (sebagai kuli). Yang mana saja (pekerjaanya) yang penting jangan paksa saya. Kalau paksa saya setengah mati juga saya ini,” katanya.

Sambil bekerja, hingga dalam perjalananya Ramlan mendengar ada penerimaan calon prajurit Tamtama TNI AD gelombang I tahun 2021. Lebih besar niatnya untuk ikut mendaftar itu, terlebih Ramlan meminta dukungan penuh dan doa kepada kedua orang tuanya agar apa yang di cita citakan itu dapat restu dari mereka.

“Kita dukung. Kalau anak mau, kita juga orang tua mau. Ikuti saja siapa tau ada rezekimu (saat dia sampaikan kepada anaknya). Ternyata ada betul rezekinya,” ucapnya.

Reporter : Muh Nur Alim

Facebook Comments
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
loading...