Bantu BNN dan Polisi, Dewan Minta Pemkot Kendari Libatkan Pemerintah Kelurahan Berantas Narkoba

Ketua Komisi III DPRD Kota Kendari, LM. Rajab Jinik.
Bacakan

Kendari, Inilahsultra.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) meminta Pemerintah kota (Pemkot) Kendari melibatkan pemerintah kelurahan melalui rukun tetanga (RT) dan rukun warga (RW) dalam pemberantasa narkoba.

-Advertisements-

Pemberantasan yang, pemerintah kelurahan dan RT/RW untuk memberikan informasi awal kepada Kepolisian dan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) maupun BNN Kota Kendari tentang transaksi dan peredaran barang haram tersebut.

-Advertisements-

“Peran mereka RT/RW sangat penting untuk memberikan informasi serta mensosialisasikan bahaya narkoba,
karena RT/RW ini yang punya wilayah dan mengetahui situasi lingkungan dan warganya,” kata Anggota DPRD Kota Kendari, LM. Rajab Jinik, Kamis 29 April 2021.

-Advertisements-

Menurut Politikus Golkar ini, akhir-akhir ini marak masalah narkoba, yang dibuktikan dengan pemberitaan tentang penangkapan pemakai dan pengedar narkoba di Ibukota Provinsi Sulawesi Tenggara ini. Harus ada kolaborasi pemerintah kota masyarakat dan penegak hukum untuk bagaimana pemberantasan narkoba di kota lulo ini.

“Masalah narkoba di Kota Kendari sudah sangat meresahkan. Harus ada kerjasama kita semua baik dari DPRD, penegak hukum dan masyarakat harus terbangun terutama pemerintah kota melalui tingkat bawah yang tau tentang kondisi dan situasi lingkungannya,” jelasnya.

Menurut Rajab, BNN dan keplosian yang memiliki tugas dan fungsi dalam penindakan masalah narkoba tidak cukup. Tapi harus ada peran pemerintah kelurahan RT/RW untuk memberikan informasi awal dalam mengantisipasi dan megidentifikasi pemakai dan pengedar narkoba di Kota Kendari untuk dilaporkan ke penegak hukum.

“Jangan hanya penegak hukum saja yang bekerja. Mari kita sama-sama bantu polisi dan BNN dalam megindetifikasi tempat-tempat yang ada narkoba di kota ini. Mari kita sayang daerah kita, sayang generasi muda kita dari peredaran narkoba, karena kalau kita membiarkan tidak ada antisipasi dari pemerintah kota.
Yakin dan percaya narkoba akan terus banyak di kota kendari,” ucapnya.

Untuk itu, pemerintah kota yang punga rakyat harus komitmen dalam memberantas peredaran dan pemakai narkoba di Kota Kendari. Kemudian harus ada kejujuran dari masyarakat tentang pemakai dan peredaran narkoba di kota bertaqwa ini kepada para penegak hukum.

“Kita harapkan masyarakat jangan menutup-nutupi peredarab narkoba di kota ini. RT/RW yang memiliki data masyarakat, tidak mungkin tidak mengetahui kejadian di lingkungannya. Perlu kejujuran sangat penting untuk memberantas barang haram yang sangat membahayakan,” tutupnya.

Penulis : Haerun

Facebook Comments
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
-Advertisements-
loading...