Satgas Covid-19 Sultra Tegaskan Bakal Terapkan Prokes Super Ketat saat Munas Kadin

40
Sekda Provinsi Sekaligus Ketua Satgas Covid-19 Prov. Sultra Nur Endang Abbas.

Kendari, Inilahsultra.com – Satuan Tugas Penanganan dan Pengendalian Corona Virus Disease (Covid 19) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) mengadakan rapat koordinasi pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia ke VIII dan kedatangan Presiden RI, Joko Widodo.

Sekda Provinsi Sultra, Nur Endang Abbas mengungkapkan, rapat tersebut untuk menekankan pada pelaksanaan kegiatan Munas Kadin Indonesia dengan Protokol Kesehatan (Prokes) super ketat.

- Advertisement -

Walaupun dalam kondisi di tengah pandemi, Satgas Covid-19 Sultra memastikan dapat memberikan kenyamanan dan aman terhadap kedatangan Presiden RI di Kota Kendari.

“Semua peserta Munas dari luar Kota Kendari, harus di swab dan tentunya harus negatif, dan besoknya akan masuk di acara tetap di antigen,” katanya.

Bahkan, bagi peserta Munas Kadin meninggalkan ruangan pada kegiatan tersebut meskipun masuk dalam kamar mandi, sambungya, maka peserta tersebut akan di antigen kembali.

“Semua itu dilakukan untuk memperketat Protokol Kesehatan” tegasnya.

Kemudian, sebelum Presiden RI datang di Kota Kendari, Satgas Covid-19 Sultra bakal melakukan penyemprotan cairan disenfektan di jalanan yang dilalui orang nomor satu di Indonesia ini.

“Jadi, semua yang dilalui bapak presiden RI jalan dan tempat-tempat, mines 3 jam sebelum kedatangannya akan dilakukan penyemprotan,” ujarnya.

Endang menegaskan, siapa pun peserta dalam pertemuan dengan Presiden RI diwajibkan PCR mines 1 kali 24 jam.

“Jadi kita semua yang hadir akan di PCR tanggal 29 pagi dari pukul 7.00 sampai pukul 9.00 WITa. Dan itu dibatasi yang tadinya sampai 100 orang didaftar undangan kemudian diperketat lagi untuk Sultra ini kami pesertanya hanya 57 orang tambah rombongan Presiden,” imbuhnya.

Pembukaan Munas Kadin Ke VII Indonesia akan berlangsung di Pelataran Masjid Al-Alam, Jl Za Sugianto, Kelurahan Lalolara, Kecamatan Kambu, Kota Kendari.

Jadi, tambahnya untuk kapasitas di Al- Alam hanya 100 orang bisa memasuki area tersebut.

Untuk itu, pihaknya berharap, pada pelaksanaan Munas Kadin Indonesia, semua peserta dapat mematuhi Prokes sehingga dapat menghindari Covid-19.

“kedatangan Presiden adalah sebuah anugrah bagi pemerintah provinsi, tentunya dapat melihat secara langsung hasil-hasil pembangunan serta dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya untuk masyarakat Sultra,” ucapnya.

Berikut, agenda kedatangan Presiden RI di Kota Kendari :

1. Presiden RI tiba di Kendari tanggal 30 Juni 2021 sekitar jam 10.45 WITa dengan menggunakan pesawat kepresidenan.

2. Jam 10.45 WITa tiba di Bandara Haluoleo. Jam 11.00 WITa Presiden menuju lokasi proyek Kolam Retensi Kali Wanggu sistem pengendali Banjir.

3. Jam 11.30 WITa rombongan menuju ke Kantor Gubernur untuk meninjau pelaksanaan Vaksinasi massal terhadap pelaku UMKM kota Kendari dilanjutkan dengan Pengarahan terhadap Forkopimda Prov Sultra dan Forkopimda Kabupaten / Kota se Sultra.

4. Jam 13.15 WITa Rombongan menuju RM Surya.Jam 15.15 WITA rombongan tiba di Hotel Claro.

5. Jam 15.30 WITa pembukaan Munas VIII Kadin Indonesia di Pelataran Masjid Al-Alam Kendari.

7. Presiden R.I. dilanjutkan dengan pembukaan secara resmi Munas VIII Kadin Do’a Bersama Presiden RI meninggalkan tempat acara Jam 18.00 WITa rombongan meninggalkan Kendari kembali ke Jakarta.

Reporter: Iqra Yudha

Facebook Comments
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
loading...