402 Guru Honorer Belum Terima Dana Insentif, Ini Penjelasan Diknas Mubar

275
Kadiknas, Jamuddin.
Bacakan

Laworo, Inilahsultra.com – Sebanyak 402 guru tidak tetap (GTT) atau guru honorer di Kabupaten Muna Barat (Mubar) belum menerima gaji tunjangan insentif.

-Advertisements-

Hal itu dikeluhkan salah seorang guru honor yang ada di Mubar. Pasalnya sudah memasuki tri wulan kedua belum juga terbayarkan.

“Kita sudah cek di rekening, tapi belum masuk juga. Biasanya tahun lalu (2020) tri wulan pertama sudah ada mi,” kata guru honorer yang enggan menyebutkan namanya.

Sementara, Kepala Dinas Pendidikan (Diknas) Mubar, Jamuddin mengatakan, terkait dengan dana insentif itu dalam waktu dekat ini akan dibayarkan langsung dua tri wulan.

“Kendala refokusing kemarin dan sekarang masih dalam penyesuaian. Jadi dalam waktu dekat ini akan dibayarkan semua,” terang Jamuddin saat ditemui di ruangannya, Senin, 5 juli 2021.

Mantan Kepala Sekolah SMPN 1 Lawa ini mengaku, dalam satu bulan GTT ini menerima insetif sebesar Rp 200.000 dan biasanya diterima melalui rekening masing – masing tiap tri wulan pertama yakni mulai dari bulan Januari, Februari dan Maret.

Selain itu, triwulan pertama GTT menerima sebesar Rp 600.000 melalui bank BPD Kambara yang dianggarkan melalui APBD 2021 sampai empat triwulan terakhir.

“Selain insetif, kita juga akan berikan pakaian gratis sekolah dan beasiswa. Ini akan dilakukan tiap tahun menjadi prioritas sesuai visi – misi pak Rajiun dulu,” ujarnya.

Dikesempatan yang sama, Sekretaris Dinas Pendidikan Mubar, Sudarmawan mengungkapkan, GTT yang terdaftar di Dapodik sebanyak 670 orang. Namun yang memenuhi beban kerja hanya sebanyak 512 orang.

Dari 512 GTT itu verifikasi berdasarkan beban kerja guru di sekolah. Beban kerja yang memenuhi untuk mendapatkan tunjangan insetif sebanyak 402 orang.

“Ini kebutuhan menjadi prioritas karena visi misi bupati Mubar sebelumnya. Persoalan anggaran tetap ada dan selalu dianggarkan di APBD,” jelasnya.

Reporter : Muh Nur Alim

Facebook Comments
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
-Advertisements-
loading...