Sempat Dirawat di Rumah Sakit, Seorang Peserta Munas Kadin di Kendari Meninggal karena Covid-19

Proses pemakaman jenazah yang terpapar Covid-19 (foto: Tempo).
Bacakan

Kendari, Inilahsultra.com – Pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) ke-VIII Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia yang dilaksanakan di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) akhir Juni lalu menyisakan duka mendalam.

Pasalnya, salah soerang peserta, Rudy D Siregar yang merupakan Wakil Ketua Komite Tetap Bidang Hubungan Antar Lembaga Kadin Indonesia di kepengurusan 2015-2020 meninggal dunia akibat terpapar Covid-19. Rudy meninggal saat dirawat di Rumah Sakit Hermina Kendari.

-Advertisement-

Juru Bicara Satuan Gugus Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kota Kendari, dr Algazali, membenarkan informasi tersebut.

“Benar, seorang peserta Munas Kadin Indonesia terpapar Covid-19 meninggal dunia setelah dirawat enam hari di Kota Kendari,” ujarnya lewat panggilan telepon, Rabu 7 Juli 2021.

Kabar meninggalnya Rudy akibat terpapar Covid-19, juga dibenarkan Ketua Panitia Munas VIII Kadin Adisatrya Sulisto.

“Iya, kami tentu sangat berduka atas kejadian ini. Teman-teman di wilayah sudah bantu mengurus dan keluarga juga sudah tiba. Menurut rencana, jenazah beliau akan dikremasi lalu dibawa ke Jakarta,” kata Adisatrya, saat dihubungi dari Kendari, Rabu 7 Juli 2021.

Menurut Adisatrya, Rudy tiba di Kendari sehari sebelum kegiatan Munas pada 29 Juni untuk mengikuti Munas Kadin di Kota Kendari Sulawesi Tenggara. Ia sempat menjalani tes rapid antigen sebelum melakukan perjalanan ke Kendari dinyatakan negatif Covid-19. Namun sesampainya di Kendari, saat menjalani tes swab PCR, ia terkonfirmasi positif tertular virus corona.

Kemudian, panitia yang bekerja sama dengan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kendari dan Sultra lalu membawa Rudy ke lokasi isolasi.

Awalnya, kondisi Rudy terhitung baik dengan satu hari yang normal. Akan tetapi, setelah beberapa hari isolasi, dia dirujuk ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. Namun, Rudy kemudian meninggal.

“Kami tidak tahu terpaparnya di mana karena virus ini setahu saya ada masa inkubasi. Yang jelas, diketahui positif di Kendari hingga meninggal dunia,” ujarnya.

Ia menambahkan, sejauh ini sebanyak 10 sampai 12 peserta Munas Kadin diketahui positif Covid-19. Beberapa orang diketahui telah sembuh, tetapi sebagian masih menjalani isolasi mandiri hingga perawatan di rumah sakit.

Sementara itu, panitia lokal yang juga Wakil Ketua Umum Bidang Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan Kadin Sultra, Syawal Rigai juga membenarkan ada satu peserta Munas Kadin yang meninggal karena Covid-19. Peserta tersebut bernama Rudy.

Rudy diketahui positif Covid-19 saat melakukan tes PCR yang dilakukan di salah satu hotel di Kendari yang menjadi lokasi pelaksanaan Munas. Syawal mengungkapkan jika Rudy belum sempat masuk sampai ke dalam hotel yang menjadi lokasi penyelenggaraan Munas.

“Tidak sempat masuk ke lokasi acara Munas. Jadi pas tiba pada tanggal 29 Juni lalu, langsung tes PCR dan hasilnya positif. Jadi dia langsung dikarantina di RS Hermina di Kendari,” jelas Syawal, Rabu malam Rabu 7 Juli 2021.

Terkait ada beberapa peserta Munas Kadin yang positif corona, Syawal menegaskan temuan kasus positif Covid-19 itu bukan berasal dari dalam Kota Kendari dan sekitarnya. Namun temuan kasus itu berasal dari luar Sultra.

“Sampai saat ini kondisi pengurus dan anggota Kadin Sultra masih aman. Makanya kita sejauh ini panitia aman, yang jelas panitia hari-hari swab dan sejauh ini belum ditemukan kasus.

Untuk diketahui, Munas VIII Kadin Indonesia dengan agenda pemilihan ketua umum diselenggarakan di Kendari pada 30 Juni hingga 1 Juli 2021. Munas tersebut dibuka langsung oleh Presiden Joko Widodo di pelataran Masjid Al-Alam dan pleno dilaksanakan di salah satu hotel di Kendari.

Penulis : Haerun

Facebook Comments