Bupati Buton Minta Warga yang Alami Gejala Covid-19 Segera Lakukan Pencegahan

19
Bupati Buton La Bakry saat melakukan kunjungan kerja di Kecamatan Siontapina, Selasa 27 Juli 2021.

Pasarwajo, Inilahsultra.com – Bupati Buton La Bakry mengimbau warga yang mengalami gejala yang ditengarai Covid-19 agar langsung mengambil langkah awal pencegahan seperti isolasi mandiri, minum vitamin, berjemur di bawah sinar matahari pagi, dan makan makanan sehat yang mudah di temui di lingkungan sekitar.

Hal itu disampaikan La Bakry dalam kunjungan kerjanya di Kecamatan Siotapina, Selasa 27 Juli 2021.

- Advertisement -

Ketua Umum DPW Bapera Sultra ini mengingatkan, masyarakat untuk tetap taat protokol kesehatan (Prokes), menjaga pola makan sehat seperti banyak mengonsumsi sayuran, ikan, dan telur. Namun yang paling penting tetap menjaga imun tubuh dengan menghindari hal-hal yang menyebakan ketakutan dan kecemasan berlebihan.

“Kita harus bersyukur bahwa alam kita menyediakan apa yang kita butuhkan, sinar matahari yang cukup, ikan dan sayuran segar utamanya daun kelor yang mudah kita tanam,“ kata La Bakry.

Menurut Ketua DPD Partai Golkar Buton ini, sesuai Instruksi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) bahwa  perpanjangan pemberlakukan PPKM tidak hanya berlaku bagi wilayah yang berstatus level 4 dan level 3. Wilayah dengan kategori level 2 dan level 1 tetap harus memberlakukan Instruksi Mendagri tersebut.

“Untuk Provinsi Sulawesi Tenggara Kabupaten Buton dan Buton Selatan saat ini berada dalam kategori level 2 (Zona Kuning). Kendati demikian jangan lengah terhadap situasi ini. Mari bersama-sama membangun kesadaran kita untuk memutus rantai penyebaran Covid-19 ini dimulai dari diri kita, keluarga kita, tetangga kita, dan masyarakat kita dengan tetap mematuhi protokol kesehatan dan membatasi kapasitas perkumpulan masyarakat,” paparnya.

Dalam lawatannya di Kecamatan Siotapina, mantan Wakil Bupati Buton ini menyerahkan langsung bantuan beras. Penyaluran bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) hari keenam ini menyasar Desa Walompo, Desa Bahari Makmur, Desa Matanauwe, Desa Gunung Jaya, Desa Sampuabalo, Desa Kuraa, Desa Manuru, Desa Kumbewaha, Desa Karya Jaya, Desa Labuandiri, dan Desa Sumber Sari.

Mengingat masih diberlakukannya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) oleh pemerintah pusat, pembagian dilakukan secara simbolis dengan tetap menerapkan Protokol kesehatan.

Editor: Din

Facebook Comments
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
loading...