Soal Temuan BPK, Sekab Minta Maaf Kepada 20 Anggota DPRD Mubar

778
Sekda Mubar, LM. Husein Tali saat konferensi pers di kantor DPRD Mubar.
Bacakan

Laworo, Inilahsultra.com – Sekertaris Kabupaten (Sekab) Muna Barat (Mubar), LM. Husein Tali minta menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh anggota DPRD Mubar. Permintaan maaf itu, terkait dengan temuan BPK Perwakilan Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) di Kantor Sekretariat DPRD setempat.

-Advertisements-

Dimana sebelumnya, jenderal ASN Mubar ini pernah melontarkan pernyataan di sejumlah media beberapa waktu lalu, dengan menyalahkan lembaga legislatif Mubar karena mendapatkan tunjangan kerja pada tahun 2020.

LM. Husein Tali, selaku Ketua TAPD sebelumnya menyatakan, pada dasarnya penetapan jumlah tunjangan pimpinan dan anggota DPRD Mubar diputuskan bersama dengan anggota DPRD Mubar.

Bahkan LM. Husein Tali mengaku DPRD Mubar tidak mengakui kesalahan itu. Alasannya, karena tunjangan tersebut pernah diparipurnakan bersama DPRD sendiri.

LM. Husein Tali minta maaf atas pernyataan itu. Dirinya mengakui bahwa apa yang sudah dikatakan di beberapa media ialah hanya kesalahpahaman.

“Saya meminta maaf kepada seluruh 20 anggota DPRD Mubar karena pernyataan itu melukai lembaga legislatif sendiri sebagai mitra kerja pemerintah daerah,” kata Husein Tali saat konferensi pers di Kantor DPRD Mubar, Jum’at, 29 Juli 2021.

Menurut dia, hasil temuan BPK terhadap 20 anggota DPRD Mubar berdasarkan LHP tahun 2020 melalui tunjangan komunikasi insentif, tunjangan reses, dan dana operasional dari Pemda Mubar senilai Rp 1.161.720.000,00 atau Rp 1 miliar lebih itu adalah kekeliruan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) sendiri.

Dalam Permendagri 62 tahun 2017, pasal 4 ayat 2 sudah dijelaskan tentang pengelompokan kemampuan keuangan daerah. Bahwa, perhitungan kemampuan keuangan daerah sebagaimana yang dimaksud ayat 1 dilakukan oleh TAPD.

Dirinya sedikit ada penyesalan dengan apa yang sudah dinyatakan itu, namun biar bagaimanapun ucapan yang sudah terlanjur diucapakan itu sudah dibaca oleh pihak DPRD sendiri dan secara tidak langsung DPRD sangat tidak terima dan tersinggung.

“Kalau ada yang tersinggung pada pemberitaan itu saya mohon maaf kepada anggota DPRD Mubar,” tutur Husein Tali.

Menurutnya, lembaga DPRD adalah salah satu mitra untuk bisa bersinergi dalam membangun daerah.

“Saya berharap marilah kita membangun daerah ini dan jangan kita termakan isu isu yang tidak bertanggung jawab. Sekali lagi saya mohon maaf kalau ada yang tersinggung DPR dengan pemberitaan itu,” harapnya.

Reporter : Muh Nur Alim

Facebook Comments
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
-Advertisements-
loading...