Kasus Covid-19 Menurun, Dewan Minta PPKM di Kota Kendari Diturunkan Level 2

Ketua Komisi III DPRD Kota Kendari, LM. Rajab Jinik.
Bacakan

Kendari, Inilahsultra.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kendari meminta pemerintah pusat untuk menurunkan status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) pada level 2 di Kota Kendari.

-Advertisements-

Ketua Komisi III DPRD Kota Kendari, LM. Rajab Jinik mengatakan, pemerintah kota menjelaskan kepada pemerintah pusat bahwa kasus sembuh Covid-19 terus meningkat dan lokasi zona hijau juga terus bertambah di ibukota provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) ini bisa turun PPKM pada level 2.

“Pemerintah kota berikan masukan ke pemerintah pusat bahwa tren Covid-19 di Kota Kendari sudah sangat menurun. Kota Kendari harusnya sudah masuk atau turun pada PPKM level 2,” kata LM. Rajab Jinik, Selasa, 10 Agustus 2021.

Tujuan penurunan level ini, kata Rajab,
agar mobilisasi masyarakat termasuk pelaku UMKM dapat dibuka kembali untuk pemulihan ekonomi di Kota Kendari yang saat ini serba terbatas akibat PPKM.

“Dasarnya kita meminta PPKM level 2, karena tren Covid-19 menurun. Maka harus dibuka kembali batasan-batasan kemarin agar ekonomi di Kota Kendari tetap tumbuh dan berkembang di masyarakat,” jelasnya.

Politikus Golkar ini menjelaskan, dalam pengusulan PPKM level pemerinah kota harus menjelaskan ke pemerintah pusat bahwa masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan sesuai anjuran dari pemerintah untuk menekan Covid-19.

“Pada PPKM level 2 imbauan-imbauan pemerintah kota terhadap masyarakat tentang protokol kesehatan tetap dilaksanakan seperti memakai masker, mencuci tangan, mejaga jarak, menghindari kerumunan, membatasi mobilitas dan interaksi,” jelasnya.

Anggota Fraksi Golkar ini mengatakan,
harus ada evaluasi dari pemerintah kota terkait PPKM level 4 dan 3 untuk dilaporkan ke pemerintah pusat, bahwa Kota Kendari bisa turun level 2 karena kasus Covid-19 terus membaik.

Kemudian, lanjut Rajan, pemerintah pusat harus melihat perkembangan kasus Covid-19, karena setiap daerah di Indonesia berbeda-beda khususnya di Kota Kendari kasus Covid-19 menurun.

“Harusnya setiap daerah diberikan keleluasaan untuk menentukan PPKM karena setiap daerah berbeda-beda kasus Covid-19. Kalau kita terus mengikuti pemerintah pusat, kapan ekonomi kita bisa bangkit kembali,” tutupnya.

Penulis : Haerun

Facebook Comments
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
-Advertisements-
loading...