ASR Berdayakan Pedagang Buah di Kendari

42
Bacakan

Kendari, Inilahsultra.com – Sekali merengkuh dayung dua tiga pulau terlampaui, mungkin itulah peribahasa yang cocok untuk menggambarkan apa yang dilakukan oleh Relawan ASR Kota Kendari.

-Advertisements-

Di masa pandemi Covid-19 ini, tentu yang paling diharapkan adalah kolaborasi. Karena itu, Relawan ASR Kendari menyambangi para pedagang buah yang berlokasi di Kelurahan Kadia Kecamatan Kadia.

Ketua Relawan ASR, Alvian Pradana Liambo menyampaikan, kehadiran relawan ASR dalam rangka memberikan support ke pedagang buah yang ikut merasakan dampak pandemi Covid-19.

“Relawan ASR datang berdialog dengan para pedagang buah. Apalagi di tengah PPKM yang terus berlanjut,” ujarnya, Rabu 11 Agustus 2021.

Selain berdialog, relawan ASR juga membeli buah kepada para pedagang. Kemudian buah yang dibeli tersebut akan disalurkan kepada para pasien yang sedang isolasi mandiri.

“Relawan ASR kan kebetulan punya program memberikan makan dan obat-obat gratis ke pasien isoman. Jadi kami support pedagang buah dengan membeli. Sementara buah yang kami beli kami salurkan ke pasien yang sedang isoman,” ungkapnya.

Menurut penuturan salah satu pedagang sebelum Covid-19 penghasilan para pedagang mencapai Rp 2 juta juta per hari. Namun, saat ini mengalami penurunan, bahkan kadang penjualan per hari dikisaran Rp 500 ribu.

“Kita merasa bersyukur atas apa yang telah dilakukan ASR Kota Kendari. Yang dilakukan relawan ASR Kota Kendari merupakan bentuk support kepada para pedagang untuk terus bertahan di tengah situasi pandemi Covid-19,” kata salah satu pedagang buah, Daeng Awi.

Untuk diketahui, kegiatan relawan ASR tersebut sekaligus mengkampanyekan protokol kesehatan. Pasalnya, Dewan Pembina ASR, Mayjen TNI (purn) Andi Sumangerukka mengintruksikan semua relawan untuk terlibat aktif membantu pemerintah untuk mengkampanyekan perlunya menjaga protol kesehatan untuk menekan laju angka penderita Covid-19.

Penulis : Haerun

Facebook Comments
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
-Advertisements-
loading...