Bupati Buton Minta Akhlak Anak Dibentuk Sejak Usia Dini

27
Bupati Buton La Bakry saat menyaksikan pengukuhan Bunda PAUD se Kabupaten Buton, Sabtu 14 Agustus 2021.
Bacakan

Pasarwajo, Inilahsultra.com – Bunda PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) Kabupaten Buton Ny Delya Montolalu La Bakry melantik dan mengukuhkan 13 Bunda PAUD Kelurahan dan 82 Bunda Paud Desa yang tersebar di 7 Kecamatan. Pengukuhan tersebut disaksikan langsung Bupati Buton La Bakry di Aula SMPN 2 Buton, Sabtu 14 Agustus 2021.

-Advertisements-

Delya mengatakan, anak adalah anugerah Allah SWT, tempat meneruskan cita-cita dan garis keturunan. Anak juga merupakan amanah, titipan harta yang paling berharga yang harus dijaga, dirawat, dan dididik agar menjadi penyejuk hati.

“Keberhasilan anak usia dini merupakan landasan bagi keberhasilan pendidikan pada jenjang berikutnya. PAUD adalah salah satu wadah bermain dan belajar bagi anak-anak kita,” kata Ketua TP PKK Buton ini.

Dengan adanya pengukuhan Bunda PAUD Desa dan Kelurahan, Delya berharap, layanan pendidikan anak usia dini dapat terlaksana dengan baik.

“Saya juga berharap proses pembelajaran yang ada dalam lingkungan PAUD terus berkembang, sehingga ke depan akan melahirkan anak-anak yang memiliki kesiapan, baik dari segi akhlak, pengetahuan umum, serta dapat menyesuaikan diri dengan lingkungan dan jenjang pendidikan yang akan di tempuh,” tambahnya.

Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Buton ini menegaskan, Bunda PAUD pada masing-masing kecamatan bisa berperan aktif serta memposisikan diri sebagai motivator untuk memajukan dan menghidupkan kembali PAUD yang selama ini mengalami vakum.

Kepala Bidang PAUD dan Pendidikan Masyarakat Dinas Pendidikan Sultra Harisman mengatakan, tanggung jawab PUAD di Kabupaten Buton ada di tangan Bunda-bunda PAUD desa dan kelurahan.

“PAUD ini bukan perosoalan sendiri-sendiri, bukan cuman urusan kepala dinas, bukan cuman urusan Bunda PAUD, tetapi urusan kita semua. Sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 60 bahwa semua urusan Bunda PAUD semua harus terlibat,” jelasnya.

Dia menegaskan, PAUD adalah cerminan generasi masa depan. Oleh karena itu bersama-sama mengembangkan potensi anak kedepan.

“Untuk meningkatkan kualitas pendidikan tata krama harus disiapkan di usia dini,” ujarnya.

Bupati Buton La Bakry mengatakan, upaya membangun akhlak harus dimulai dari usia dini. Anak harus diajak untuk bersikap disiplin.

“Kita berharap 10-20 tahun yang akan datang anak-anak kita sudah disiplin. Kalau mulai sekarang kita disiplin misalnya membuang sampah pada tempatnya itu akan terbawa terus sampai tua nanti,” kata Ketua DPD Partai Golkar Buton ini.

Untuk menciptakan kualitas anak PAUD, Ketua Umum Bapera Sultra ini menitipkan pesan kepada Bunda PAUD untuk mengkoordinasikan program Bunda PAUD dengan guru-gurunya terutama mengenai akhlak.

“Dengan adanya PAUD ini berarti kualitas manusia Indonesia khususnya di Kabupaten Buton pada masa yang akan datang hendaknya lebih baik dari sekarang ini untuk mewarisi negara yang kita cintai ini,” tuturnya.

Editor: Din

Facebook Comments
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
-Advertisements-
loading...