Tersangka Pemalsuan Surat PCR di Bandara Haluoleo Cantumkan Nama Rumah Sakit

31
Bacakan

Kendari, Inilahsultra.com – Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Kendari tetapkan satu tersangka kasus pemalsuan surat PCR palsu terhadap 23 mahasiswa di Bandara Haluoleo, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra) beberapa hari lalu.

-Advertisements-

Rencananya, 23 mahasiswa itu, akan berangkat ke Jakarta menggunakan
pesawat Lion Air JT 987. Namun, 23 mahasiswa batal berangkat karena surat PCR palsu dan tidak terdaftar di Rumah Sakit Bahteramas.

Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Kendari, AKBP Didik Erfianto mengatakan, dari hasil pemeriksaan selama dua hari, satu orang ditetapkan sebagai tersangka pemalsuan PCR pada 20 Agustus 2021.

-Advertisements-

“Tersangka berinisial IL, kita kenakan pasal 263 ayat 1 dan pasal 268 dengan ancaman hukumannya 6 tahun penjara,” ucap Didik Erfianto dalam keterangannya dihadapan awak media, Jumat 27 Agustus 2021.

Mantan Kapolres Wakatobi ini melanjutkan, barang bukti yang diamankan 23 surat PCR palsu, stempel yang digunakan dan handphone.

“Modusnya, tersangka memalsukan dua tanda tangan dan stempel palsu. Per satu Surat PCR dihargai Rp 250 ribu,” ujarnya.

Terkait kasus ini, pihak Rumah Sakit Bahteramas dan KKP Bandara Haluoleo serta Kordinator mahasiswa sudah dimintai keterangan.

“Tersangka memprint sendiri surat PCR itu. Kemungkinan ada tersangka lain, kita masih kembangkan lagi,” pungkasnya.

Reporter: Onno

Facebook Comments
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
-Advertisements-
loading...