Warga China dan Pakistan serta Malaysia Ikut Vaksinasi di Mako Brimobda Sultra

WNA asal Malaysia, Cheah Koon Wee terima suntik vaksin Sinovac di Mako Brimob Polda Sultra. (Onno/Inilahsultra.com)
Bacakan

Kendari, Inilahsultra.com – Warga Negara Asing (WNA) yang bekerja di Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) mengikuti vaksinasi Covid-19 di Mako Brimob Polda Sultra, Jumat, 27 Agustus 2021.

Kegiatan vaksinasi ini berkolaborasi antara Imigrasi Kendari dengan Satuan Brigade Mobil (Brimob) Polda Sultra.

-Advertisement-

WNA yang akan mengikuti vaksinasi sebanyak 10 orang, 8 WNA asal China, 1 Pakistan dan 1 Malaysia. Dari 10 WNA itu, hanya 1 yang menerima suntikan vaksin yakni Cheah Koon Wee (Malaysia).

Sementara 9 WNA lainnya tunda divaksin karena tidak memiliki Surat Keterangan Tempat Tinggal (SKTT).

Sembilan WNA itu di antaranya, Iqbal Mazhar (Pakistan) Zhao Haihang (China), Ma Zhanguo (China), Zhao Shuyi (China) Li Minghuang (China), Chen Aiqin (China), Zeng Xiaotao (China), Shen Qihua (China) dan Shen Linfei (Cina).

Kepala Imigrasi Kendari, Barlian Gunawan mengatakan, momen ini sangat tepat. Kolaborasi Imigrasi dan Brimob Polda Sultra untuk melakukan vaksinasi untuk WNA.

“Hanya saja, WNA terkendala SKTT. Saat ini masih dalam proses disdukcapil. Kalau izin Keimigrasiannya lengkap,” kata Barlian Gunawan saat ditemui di Mako Brimob Polda Sultra.

Menurutnya, hal ini untuk mendukung program pemerintah percepatan vaksinasi. Walaupun mereka WNA tapi tinggal di Indonesia.

Di tempat yang sama, Wadansat Brimob Polda Sultra AKBP Alfred Ramses Sianipar menuturkan, hari ini Brimob melayani vaksinasi bagi WNA yang ada di Kendari. Imigrasi Kendari menghadirkan 10 WNA, setelah dicek ada yang tidak memiliki SKTT.

“SKKT ini yang kita perintahkan karena di SKTT itu tercantum NIK. Bagi WNA yang sudah divaksin bisa diinput datanya,” ucap Alfred Ramses Sianipar kepada media.

Mantan Kapolres Touna Polda Sulawesi Tengah ini melanjutkan, hanya dari 10 WNA karena satu orang yang divaksin memiliki SKTT. WNA itu merupakan warga Malaysia.

“Jadi 9 orang WNA masih mengurus SKTT. Jika WNA sudah memiliki itu (SKTT) baru bisa dilayani. Semua WNA bekerja di Kota Kendari,” pungkasnya.

Reporter: Onno

Facebook Comments