
Baubau, Inilahsultra.com – National Paralympic Commitee (NPC) Sultra mulai menjaring atlet klasifikasi penyandang disabilitas tingkat kabupaten/kota untuk persiapan Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) di Papua pada 2-15 November 2021 mendatang.
Khusus di Kota Baubau, seleksi klasifikasi yang diikuti oleh 12 penyandang disabilitas ini dipusatkan di Stadion Betoambari Kota Baubau, Kamis 2 September 2021.
Pengurus NPC Sultra Burhan menuturkan, dari 12 orang yang ikut seleksi, hanya 10 orang yang dinyatakan lulus klasifikasi. Diantaranya, sembilan orang dari Baubau dan satu orang dari Busel.
“Mereka yang lolos klasifikasi ini pada Cabor atletik (lari, lompat dan lempar), lomba catur, dan tenis meja. Sedangkan untuk Cabor renang, bulu tangkis, dan angkat berat tidak terisi dari Kota Baubau,” tutur Burhan.
Kata dia, terdapat 12 Cabor yang disediakan di Peparnas Papua. Tetapi untuk Sultra hanya mengikuti enam Cabor. Meliputi Cabor atletik (lari, lompat, lempar), Cabor catur, Cabor tenis meja, Cabor renang, Cabor bulu tangkis, dan Cabor angkat berat.
“NPC Sultra menyiapkan 25 atlet penyandang disabilitas dari berbagai kabupaten/kota,” ujarnya.
Burhan menjelaskan, seleksi atlet tingkat Kota Baubau dibagi dua tahap. Pertama, seleksi klasifikasi yang terdiri dari klasifikasi tuna wicara, klasifikasi tuna grahita, dan klasifikasi tuna netra. Kemudian tahap kedua yakni seleksi kekuatan fisik.
“10 orang yang sudah lolos itu akan bergabung dengan atlet lainnya dari kabupaten/kota di Sultra untuk mengikuti seleksi tingkat provinsi di Kendari pada 9 September mendatang,” katanya.
Burhan menambahkan, jika para atlet dari berbagai kabupaten/kota ini lolos seleksi pada tingkat provinsi maka akan dilanjutkan dengan pembinaan dan pelatihan selama satu bulan sebelum berangkat ke Papua.
“Penyandang disabilitas yang ada di Kota Baubau mempunyai potensi yang sangat luar biasa dengan berbagai prestasi,” tandasnya.
Reporter: Muhammad Yasir




