Bappeda Launching ASPAL-P BUTON

Launching ASPAL-P BUTON, Selasa 7 September 2021.
Bacakan

Pasarwajo, Inilahsultra.com – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Buton melaunching Rancangan Proyek Perubahan (RPP) Alternatif Solusi Perencanaan dan Pengendalian Pembangunan Buat Organisasi (ASPAL-P BUTON).

Launching tersebut dilakukan saat kegiatan pelatihan kepemimpinan nasional tingkat II angkatan IX di Pasarwajo, Selasa 7 September 2021.

Kepala Bappeda Kabupaten Buton Ahmad Mulia menuturkan, tema dari kegiatan tersebut yakni perbaikan mekanisme perencanaan dan pengendalian pembangunan yang ada.

Seperti diketahui bersama, banyak aturan yang ada terkait perencanaan, pengendalian pembangunan yang cukup memberi dampak bagi suatu organisasi dalam perencanaan baik dari substansi maupun ketaatan terhadap waktu penyelesaian.

Hal itu sesuai dengan Permendagri nomor 86 tahun 2017, yang telah mengamanahkan Bappeda untuk mengawal proses perencanaan dan pengendalian pembangunan tersebut.

“Maka dari itu kami berinisiatif untuk melakukan perubahan dengan meningkatkan intensitas komunikasi dan koordinasi dalam penyusunan dokumen dan pengendalian pembangunan,” tuturnya melalui rilis yang diterima Inilahsultra.com, Jumat 10 September 2021.

Kata dia, atas dasar tersebut muncul lah ide yang diberi nama ASPAL-P BUTON. Nama ASPAL ini diambil karena terinspirasi dari potensi yang dimiliki Kabupaten Buton sebagai penghasil aspal. Artinya, kegiatan ini sekaligus mempromosikan aspal yang dimiliki Kabupaten Buton.

Ahmad menjelaskan, mekanisme yang dilakukan dalam RPP ASPAL-P BUTON adalah mengintensifkan koordinasi sinkronisasi dan sinergitas program dan kegiatan melalui mekanisme on line maupun off line.

Pada kegiatan ini lebih diarahkan pada pola klinik bidang perencanaan. Dimana, OPD atau masyarakat yang mengalami hal berat terkait perencanaan dan pengendalian berdasarkan konsultasi on line akan diarahkan atau dirujuk ke konsultasi off line.

“Semoga dengan adanya RPP ASPAL-P BUTON ini bisa membantu untuk perbaikan perencanaan dan pengendalian pembangunan,” tandasnya.

Reporter: Muhammad Yasir

Facebook Comments