Operasi Patuh Anoa 2021 Dimulai, Pelanggaran Lalu Lintas dan Prokes Jadi Incaran

33

Kendari, Inilahsultra.com – Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sultra) gelar pasukan dalam rangka pelaksanaan Operasi Patuh Anoa 2021, Senin, 20 September 2021.

Operasi patuh anoa dilaksanakan dalam rangka meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap undang-undang nomor 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan, sehingga tercipta Kamseltibcar lantas yang mantap di wilayah Sultra.

- Advertisement -

Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sultra Irjen Pol Yan Sultra Indrajaya mengatakan, permasalahan di bidang lalu lintas dewasa ini telah berkembang sangat cepat dan dinamis. Hal ini, kata Yan Sultra, sebagai konsekuensi meningkatnya jumlah kendaraan bermotor dan populasi penduduk yang memerlukan alat transportasi sebagai sarana mobilitas dalam memenuhi kebutuhan hidupnya.

“Saat ini, selain keselamatan berlalu lintas terdapat permasalahan baru yaitu adanya ancaman pandemi Covid-19,” ucap Yan Sultra Indrajaya dalam sambutannya di lapangan apel Polda Sultra.

Untuk itu, lanjut Yan Sultra, dibutuhkan upaya khusus dalam menanggulangi penyebaran Covid-19 dibidang lalu lintas yang mewujudkan keselamatan masyarakat dalam berkendara.

“Kurangnya kesadaran masyarakat atas pelaksanaan protokol kesehatan sehingga memerlukan upaya penanganan secara profesional dan komprehensif dari Polri agar terwujud kenormalan baru sebagaimana yang diharapkan,” ungkapnya.

Yan Sultra menyadari, menghadapi permasalahan di bidang lalu lintas dibutuhkan peran serta seluruh stakeholder agar mampu meningkatkan kampanye protokol kesehatan dan tertib berlalu lintas. Selain itu, diperlukan koordinasi bersama antar instansi pemerintah lainnya yang selama ini dirasakan masih perlu ditingkatkan.

“Operasi patuh anoa 2021 salah satu upaya Polri dalam rangka meningkatkan kepatuhan masyarakat yang dilaksanakan melalui pendekatan persuasif dan edukatif terutama dalam rangka menekan penularan Covid-19 di jalan,” ujarnya.

Pelaksanaan operasi patuh akan berlangsung selama 14 hari. Sejak 20 September hingga 3 Oktober 2021. Operasi patuh digelar secara serentak di seluruh wilayah Indonesia, untuk meningkatkan disiplin prokes dan tertib berlalu lintas dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19 serta mewujudkan Kamseltibcar lantas yang mantap.

“Perlu kita sadari bersama, tujuan utama operasi ini adalah terwujudnya Kamseltibcar lantas dengan tumbuhnya kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam menghadapi era kenormalan baru,” bebernya.

Jenderal bintang dua ini juga berpesan, agar tanamkan kepada masyarakat bahwa pada era kenormalan baru ini yang harus dilakukan adalah kepatuhan dan disiplin, utamakan hal prokes.

Reporter : Onno

Facebook Comments
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
loading...