Bupati Koltim Andi Merya Nur Ditetapkan Tersangka Kasus Suap

10

Kendari, Inilahsultra.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Kolaka Timur, Provinsi Sulawesi Tenggara, Andi Merya Nur sebagai tersangka usai terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada Selasa 21 September 2021.

“Setelah dilakukan pengumpulan bahan keterangan, KPK melakukan penyelidikan dan menemukan bukti permulaan yang cukup. Maka KPK meningkatkan perkara ini ke penyidikan dan menetapkan tersangka saudari bupati Kolaka Timur Andi Merya Nur, AZR, Kepala BPBD Kolaka Timur,” kata Wakil Ketua KPK Nurul Gufron, seperti dikutip CNN Indonesia, Rabu 22 September 2021.

- Advertisement -

Nurul Gufron menjelaskan, AZR, selaku pemberi disangkakan melanggar Pasal 5 ayat 1 huruf a atau Pasal 5 ayat 1 huruf b atau Pasal 13 UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Sementara, Bupati Kolaka Timur Andi Merya Nur selaku penerima disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

“Kedua tersangka ditahan untuk 20 hari pertama tethitung mulai hari ini sampai 11 Oktober 2021 di Rutan KPK,” ucapnya.

Ia menambahkan, dalam OTT yang dilakukan Tim KPK menyita barang bukti berupa uang sebesar Rp225 juta.

Sebelumnya, KPK mengamankan enam orang pada Selasa 21 September 2021 sekira jam 8 malam, salah satunya adalah Bupati Kolaka Timur dan suaminya. Kemudian di bawa di Polda Sultra untuk dilakukan pemeriksaan dan pengembangan.

Kurang lebih 12 jam Andi Merya Nur bersama rekan-rekannya menjalan pemeriksaan di Polda Sultra, kemudian langsung di bawa ke Jakarta melalui Bandara Halu Oleo.

Reporter : Haerun

Facebook Comments
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
loading...