Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Blokir Jalan Provinsi di Kendari

27
Warga Baruga Kota Kendari Blokade Jalan Provinsi.(Haerun).

Kendari, Inilahsultra.com – Warga Kelurahan Baruga, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, terpaksa memblokade Jalan Mayjen Katamso, tepatnya di depan SMA Negeri 5 Kendari, Sabtu 25 September 2021.

Penyebab blokade jalan provinsi yang terhubung ke beberapa kabupaten yang telah diperbaiki adalah ruas jalan yang rusak parah oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra).

- Advertisement -

Berdasarkan pantauan Inilahsultra.com, pada Sabtu 25 September 2021. Warga memasang baliho mohon maaf jalan ini tutup demi keselamatan bersama dan jalan dialihkan.

Kemudian baliho Gubernur H. Ali Mazi, Wakil Gubernur Lukman Abunawas dan Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga H. Burhanuddin turut terpasang juga di tempat-tempat tersebut.

“Bagi yang mengetahui keberadaan orang dalam gambar ini sampaikan jalan yang menghubungkan empat kabupaten/kota sudah banyak memakan korban,” tulis dalam baliho yang bergamar Gubernur dan Wakil Gubernur.

Kemudian baliho lain juga, buta hati mati rasa pemerintah di mana hati nuranimu terkait tanggung jawabmu terhadap rakyat dan kepentingan umum.

Salah seorang warga Baruga Adi mengatakan, apa yang dilakukan warga merupakan salah satu bentuk protes dan aspirasi terkait jalan provinsi yang rusak dalam Kota Kendari.

“Saya sangat prihatin dengan kondisi jalan tersebut, karena sudah lama rusak dan tidak diperbaiki. Itu lubangnya sudah hamipirmi satu meter di dalamnya, kemarin saja saya lewat ada mobil besar yang tidak bisa lewat karena kondisi jalan tidak berlubang,” jelasnya.

Ia mengaku, jalam yang berada tepat di depan SMAN 5 Kendari itu sudah rusak sejak beberapa tahun terakhir dan pemerintah hanya melakukan penimbunan untuk sementata waktu.

“Memang kemarin itu ada yang datang timbun sedikit tapi tidak bertahan lama karena hujan. Harusnya pemerintah langsung mengaspal ini agar bagus dan tidak lagi menelan korban,” ucapnya.

Camat Baruga Saldi mengatakan,
ada beberapa meter jalan rusak
di Jalan Mayjen Katamso yang merupakan akibat dari kerusakan yang terjadi akibat ukuran drainase yang terlalu kecil. Ketika hujan, air dari meluap ke jalan yang menyebabkan dan mudah merusak struktur aspal.

“Memang sudah beberapa kali dibenahi tanggungan yang terjadi dengan cara ditempel tapi rusak terus. Kami harap penemerintah segera membenahi agar tidak terjadi kecelakaan yang menimbulkan korban jiwa,” kata Sadli.

Sementara itu, Kepala Dinas Bina Marga Sultra Burhanuddin mengatakan, dirinya telah menerima laporan dari masyarakat terkait kerusakan Jalan Mayjen Katamso di Kecamatan Baruga. Dalam waktu dekat akan melakukan perbaikan konstruksi jalan sehingga bisa menjamin pemantauan trasportasi masyarakat.

“Kita anggarkan dulu di APBD-P.
Jadi nanti bukan lagi kita aspal, tapi kita minta masyarakat untuk menunggu dulu karena semua ada prosesnya,”.

Reporter : Haerun

Facebook Comments
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
loading...