Review Administrasi Selesai, Honor 174 Satgas Covid-19 Sultra Langsung Dibayar

80

Kendari, Inilahsultra.com – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sultra, Muhammad Yusup mengungkapkan honor 174 orang anggota Satgas Covid-19 sudah cair pada Kamis 14 Oktober 2021 kemarin. Honor mereka telah ditransfer ke rekening masing-masing oleh Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Sultra.

Yusup menjelaskan, dalam pembayaran honor Satgas Covid-19, BPBD Sultra mengambil asas kehati-hatian untuk persoalan anggaran. Olehnya itu sebelum pencairan, BPBD Sultra meminta BPKP dan Inspektorat Sultra untuk memberikan tanggapan atau review agar pencairan itu tidak bermasalah dikemudian hari seperti yang terjadi sebelumnya di Kabupaten Jember karena membayarkan tidak sesuai dengan aturan.

- Advertisement -

“BPBD Sultra membayarkan honor Satgas Covid-19 setelah administrasi dan absensi dari 174 Satgas Covid-19 itu lengkap. Hanya saja, sebelum melakukan proses pembayaran terlebih dahulu melalui pemeriksaan atau review di Inspektorat. Karena, cost penganggaran masuk dalam anggaran rutin bukan belanja tak terduga (BTT),” katanya.

Dijelaskannya, penggunaan anggaran yang sifatnya belanja tak terduga dengan anggaran rutin itu berbeda. Sehingga, pihaknya terlebih dahulu meminta review atau pemeriksaan di BPKP dan Inspektorat dengan pembayaran honor tersebut. Adapun surat permohonan review sudah diberikan ke Inspektorat sejak tanggal 10 September dan baru ada balasan pada 20 September 2021.

“Setelah hasil review BPKP dan Inspektorat Sultra sudah ada, honor 174 orang anggota satgas Covid-19 untuk bulan Mei hingga Juli 2021, akhirnya pada kamis 14 Oktober 2021 kemarin telah dibayarkan langsung oleh BPKAD Sultra ke rekening masing-masing anggota Satgas Covid-19 Sultra,” ungkap yusup.

Dikatakannya, meskipun anggaran melekat di BPBD Sultra, tapi dana dan pembayarannya ada pada BPKAD Sultra. Yusup justru mengherankan adanya salah satu media yang terus menerus menyudutkan BPBD Sultra terkait honor satgas Covid-19 Sultra.

“Bagi kami hal itu menjadi tanda tanya, Ada apa?. Padahal Pemprov sudah mencairkan dan membayar honor tersebut,” ketusnya.

Lebih lanjut Yusup menegaskan, pembayaran honor itu bukan di tahan-tahan, melainkan lebih kepada azas kehati-hatian yang meminta review ke Inspektorat dan tanggapan dari BPKP Sultra.

“Setelah keluar, Ya kita bayarkan. Uangnya juga tidak ada sama saya, uangnya ada di BPKAD. Kenapa sama saya, sampai- sampai saya difitnah dan dilaporkan ke Polda segala, Ada Apa ?. Berarti inikan ada sesuatu,” heran Yusup.

Ia menduga ada suatu pihak ditenggarai mengambil kesempatan dalam proses ini, yang sengaja ingin menjatuhkan dan memfitnah dirinya telah mengendapkan dana Covid-19.

” Saya rasa ada pihak yang sengaja ingin mengambil kesempatan dalam proses ini untuk menyudutkan saya,” pungkasnya.

Reporter : Asep Wijaya

Facebook Comments
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
2
loading...