Nelayan Pengguna Bom Ikan Ditangkap Polisi

37

Kendari, Inilahsultra.com – Seorang nelayan berinisial SB (47) ditangkap personel Direktorat Kepolisian Air (Ditpolair) Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sultra) karena diduga menangkap ikan dengan menggunakan bom ikan.

Penangkapan SB berdasarkan laporan dari masyarakat. Dalam laporan itu, nelayan tersebut menggunakan bom ikan saat melakukan aktifitas mencari ikan di laut.

- Advertisement -

Kasubdit Gakkum Ditpolairud Polda Sultra AKBP Ruly Indra Wijayanto membeberkan, dari informasi yang diperoleh, tim Patroli Ditpolairud melaksanakan penyelidikan. Rabu 13 Oktober 2021 lalu.

“Sekira pukul 19.30 WITA, kami mendapatkan kapal yang dicurigai menggunakan bom ikan,” ucap Ruly Indra Wijayanto, Senin, 18 Oktober 2021.

Lebih lanjut Ruly mengatakan, SB ditangkap di sebuah rumah yang terletak di Desa Saponda Darat, Kecamatan Soropia Kabupaten Konawe.

“Kami juga dapati 28 jerigen ukuran 5 liter dan 10 liter yang siap digunakan untuk pengeboman ikan,” ujarnya.

Selain itu, personel Ditpolair Polda Sultra juga mengamankan 26 botol bom ikan siap pakai dan berbagai barang-barang yang digunakan untuk merakit bom ikan.

Dari pengakuan tersangka, masih kata Ruly, bom ikan dirakit sendiri. Bahan-bahannya dibeli di salah satu toko di Kota Kendari.

“Tersangka pernah melakukan pemboman ikan pada 2 Oktober lalu. Dari hasil pemboman itu, tersangka mendapatkan hasil 1 ton ikan,” jelasnya.

Sementara, bom ikan yang diamankan akan digunakan tersangka di wilayah Kabupaten Buton Utara (Butur).

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka disangkakan pasal 1 ayat 1 Undang-undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 tentang Bahan Peledak dengan ancaman penjara maksimal 20 tahun.

Reporter : Onno

Facebook Comments
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
loading...