Sejumlah Lokasi Tambang di Blok Mandiodo Konut Disegel Gakkum RI, Dishut Sultra Sebut Ada Penyelidikan

Bacakan

Kendari, Inilahsultra.com – Tim Direktorat Jenderal Penegakkan Hukum (Gakkum) Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI dikabarkan melakukan penyegelan atau pemasangan plang di sejumlah lokasi penambangan yang ada di Blok Mandiodo, Kabupaten Konawe Utara.

Informasi yang dihimpun, sejumlah lokasi penambangan yang disegel tersebut berada di wilayah izin usaha pertambangan (IUP) PT Antam.

-Advertisement-

Berdasarkan pantauan media foto berisi tulisan bahwa kawasan tersebut dalam pengawasan terhadap ketaatan perundang-undangan di bidang lingkungan hidup dan kehutanan serta undang-undang cipta kerja.

Kemudian terpasang plang penyegelan bertuliskan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia. Area ini dalam pengawasan terhadap ketaatan peraturan perundang-undangan di bidang lingkungan hidup dan kehutanan dan undang-undang cipta kerja.

Selain itu tertulis juga Direktorat Jenderal Penegakkan Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

“Barang siapa dengan sengaja, memutus, membuang atau merusak penyegelan suatu benda oleh atau atas nama penguasa hukum yang berwenang atau dengan cara lain menggagalkan penutupan dengan segel diancam dengan pidana penjara paling lama 2 tahun 8 bulan (Pasal 232 Ayat 1 KUHP),” isi tulisan dalam plang yang dipasang.

Informasi yang dihimpun dari sumber, beberapa alat berat yang ada di lokasi tersebut juga dipasangi garis dilarang melintas yang berstempel PPNS Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Dikonfirmasi media, Kepala Bidang Perencanaan dan Pemanfaatan Hutan, Dinas Kehutanan (Dishut) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra),
Beni Raharjo membenarkan bahwa Tim Gakkum Lingkungan Hidup dan Kehutanan sedang berada di sebuah lokasi penambangan yang berada di IUP PT Antam di Konut sejak pada Senin 18 Oktober 2021 lalu.

“Kalau terkait adanya pemasangan plang atau penyegelan dari Tim Gakkum Lingkungan Hidup dan Kehutanan saya belum dapat info. Kalau sudah dari lapangan baru ada info ke kami. Tapi Tim Gakkum memang masih di lapangan sejak Senin,” ujar Beni saat dikonfirmasi, Kamis 21 Oktober 2021.

“Intinya (Tim Gakkum Lingkungan Hidup dan Kehutanan) ada di lokasi IUP-IUP yang ada di lokasi PT Antam (di Konut). Jadi dalam rangkanya itu, dengan BPK,” sambungnya.

Lanjut Beni mengatakan, biasanya jika Tim Gakkum Lingkungan Hidup dan Kehutanan memasangi plang di lokasi tersebut berarti dalam rangka penyelidikan atau penyidikan.

“Jika dipasangi plang oleh Gakkum
biasanya dalam rangka penyelidikan.
Dalam rangka penyidikan bisa dalam rangka penyelidikan juga. Artinya pihak yang tanda petik diduga melanggar jangan masuk. Terus pemasangan plang juga biar penegak hukum yang lain, misalkan kepolisian tahu bahwa area tersebut sedang dihendel Gakkum,” jelasnya.

Penulis : Asep

Facebook Comments