Buka Seminar Fakultas Farmasi, Rektor : Ini Dapat Meningkatkan Daya Saing UHO

42
Rektor UHO, Prof Muhammad Zamun Firihu memberikan sambutan sekaligus membukan kegiatan seminar Fakultas Farmasi.

Kendari, Inilahsultra.com – Fakultas Farmasi Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar The 4th Nationale Pharmacy Conference atau seminar selama dua hari, mulai Senin 1 sampai 2 November 2021.

Kegiatan yang berlangsung di salah satu Hotel di Kota Kendari dengan mengangkat tema “Tantangan dan Peluang Bidang Kefarmasian di Masa dan Pasca Covid-19 dengan menghadirkan 4 pembicaraan.

- Advertisement -

Rektor UHO, Prof Muhammad Zamrun Firihu menjadi keynote speaker atau pembicara utama dengan membawakan materi Kebijakan UHO di Masa dan Pasca Covid-19.

Sementara pembicara yang diundang atau pembicara dalam kegiatan tersebut, Prof Dr, apt Abdul Rohman, M.Si dari Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada (UGM) membawakan materi kehalalan vaksin Covid-19.

Dr apt. Widyawati, M. Ciin., Pharm dari Praktisi Farmasi Klinik Rumikital dr. Ramolan Surabaya membawakan materi Pelayanan Kefarmasian Pasien Covid-19 dan Komorbid.

Dr Muhammad Arba, S.Si., M.Si dari Fakultas Farmasi UHO membawakan materi Identifikasi Kandidat Obat Covid-19 Melalui Pendekatan Desain Obat Rasional.

Sebanyak 225 peserta yang mengikuti kegiatan ini meliputi dosen dari berbagai kampus, pihak rumah sakit dan puskesmas di Kota Kendari yang diundang dan mahasiswa Fakultas Farmasi UHO turut menjadi peserta.

Rektor UHO, Prof, Muhammad Zamrun mengatakan dalam sambutannya, sebenarnya seminar nasional atau minimal satu dalam satu tahun setiap arsitektur yang sudah berjalan pada periode pertama memiliki sebagai rektor UHO.

“Sejak saya menjadi rektor di periode pertama mengajak semua yunit melaksanakan paling tidak satu kegiatan nasional setiap tahun di setiap arsitektur,” kata Zamrun.

Mantan Dekan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (F-MIPA) UHO mengatakan, pada periode kedua sebagai rektor mengintruksikan bukan hanya kegiatan saja yang dilaksanakan, tapi diharapkan hasil seminar dapat dikunjungi sebagai jurnal di tingkat nasional maupun internasional.

“Kita berharap mulai tahun depan kegiatan seminar nasional atau internasional kalau bisa dipublikasikan di jurnal yang terverifikasi. Target kita seperti itu, karena pada periode pertama yang penting kegiatannya dulu dan sekarang tingkatkan kualitasnya.
Jadi nanti luarnya itu terverifikasi di jurnal internasional yang terverifikasi,” dia.

Zamrun membahkan, kegiatan seminar dan publikasi setiap arsitektur yang dinilai dapat meningkatkan daya saing UHO di tingkat nasional maupun internasional, karena UHO sendiri masuk dalam pantuan Kementerian Pendidikan.

“Ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing kita di UHO, karena setiap tahun kita dipantua Kementerian Pendidikan terkait indikator utamanya salah satunya jumlah publikasi yang terindeks,” ujarnya.

Rektor UHO, Prof Muhammad Zamun Firihu menerima cinderamata dari Dekan Fakultas Farmasi, Dr Rusin Ruslin.

Diakhir sambutanya, Zamrun mengajak sivitas akademika UHO untuk menyukseskan program vaksinasi Covid-19.

“Selain menerapkan protokol kesehatan, jangan lupa untuk vaksin sebagai upaya kita mendukung pemerintah menyukseskan program vaksinasi 70 persen secara nasional,” ucapnya.

Ia menambahkan, untuk program UHO vaksinasi juga akan mendukung proses pembelajaran tatap muka nantinya.

“Meski sekarang kita sudah mulai menggelar kuliah tatap muka secara terbatas. Harapannya dengan vaksinasi yang juga terus kita dorong di dalam kampus dapat mempercepat pencapaian program vaksinasi minimal 70 persen,” tutupnya.

Sementara itu, Dekan Farmasi UHO, Dr Ruslin mengatakan, kegiatan seminar Farmasi di UHO sudah menjadi kegiatan rutin sejak pak Rektor Muhammad Zamrun dilantik pada periode pertama dan setiap arsitektur yang ada di UHO.

“Seminar hari ini, sudah menjadi seminar ke empat bagi Fakultas Farmasi selama pak rektor (Muhammad Zamrun) dilantik dan saya jadi Dekan. Jadi kebijakan ini bukan hanya untuk Farmasi tapi berlaku untuk semua yang ada,” ujarnya.

Terkai dengan tema seminar tersebut, Ruslin menjelaskan, pandemi ini merupakan isu global dan khusus di Fakultas Farmasi menyikapi hal tersebut. Sehingha konsep di dalam menyiapkan hal-hal yang dibutuhkan dalam seminar tersebut agar bisa dapat dilihat.

Seperti, dia dosen di Fakultas Farmasi meneliti khusus yang terkait dengan Covid-19. Dia melihat semua senyawa-senyawa yang terkandung di dalam tumbuhan yang berkompentesi untuk dijadikan bahan baku Covid-19.

“Makanya dia (dosen) menjadi salah satu pembicara dalam seminar ini. Bagaimana dia mendesain obat itu untuk Covid-19 dan kemudian hasilnya mudah-mudahan dapat menjadi jurnal nasional maupun internasional,” ujarnya.

Ia, setiap menambahkan tinggi di Indonesia saat ini mulai melakukan publikasi jurnal baik tingkat nasional maupun internasional yang dipantau lagsung oleh Kementerian Pendidikan.

“Untuk itu, kami di Fakultas Farmasi tidak mau ketinggalan di momen ini. Pada intinya kami melakukan ini untuk meningkatkan akadamis UHO yang lebih baik,” tutupnya.

Ketua Panitia Dr. Irnawati menjelaskan, kegiatan hari ini dan besok merupakan konferensi ke empat yang dilakukan oleh Fakultas Farmasi UHO yang terakhir digelar pada 2019 lalu.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada pak Rektor (Muhammad Zamrun) yang selalu mendukung dan mendukung kegiatan yang selalh dilakukan Fakultas Farmasi,” tutupnya. (Adv)

Reporter : Haerun

Facebook Comments
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
loading...