Warga Blokir Jalan, Wabup Butur Minta Fokus ke Substansi Jangan Dikaitkan dengan Politik

Wakil Bupati Butur Ahali.
Bacakan

Buranga, Inilahsultra.com – Wakil Bupati (Wabup) Buton Utara (Butur) Ahali meminta semua pihak agar tidak mengaitkan aksi pemblokiran jalan yang dilakukan sejumlah warga Kecamatan Kambowa dan Bonegunu dengan politik.

Semua pihak, lanjut dia, harus melihat substansi aksi yang dilakukan sekolompok warga tersebut.

-Advertisement-

“Faktanya, apakah yang disuarakan masyarakat betul atau tidak. Saya kira ini jangan disangkutpautkan dengan politik,” kata Ahali saat ditemui di Kantor Bupati Butur, Selasa 16 November 2021.

Ahali menilai, aksi yang dilakukan sekelompok warga tersebut murni menyalurkan aspirasi. Tidak ada tendensi lain yang berkaitan dengan politik. Pasalnya, kondisi jalan provinsi yang rusak di wilayah tersebut sudah berlangsung cukup lama.

Pensiunan anggota Polri ini berharap, seluruh unsur pemerintah, baik pemerintah pusat maupun pemerintah provinsi bisa ikut memikirkan kerusakan jalan di wilayah tersebut. Utamanya menyangkut dukungan anggaran.

“Dengan kegiatan ini (pemblokiran jalan), pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat tolong dilihat (kondisi jalan rusak),” ungkapnya.

Mantan Kasubdit Indag Ditreskrimsus Polda Sultra ini mengimbau, sejumlah masyarakat Kecamatan Kambowa dan Bonegunu yang menyampaikan aspirasi agar tidak melakukan tindakan yang melanggar undang-undang. Apalagi sampai merugikan orang lain.

“Menyatakan pendapat didepan umum itu dijamin undang-undang. Tapi tolong agar tidak mengganggu orang lain yang melintas dijalan,” pintanya.

terlihat, aksi pemblokiran jalan yang dilakukan sejumlah warga Kecamatan Kambowa dan Bonegunu ini telah berlangsung sejak beberapa hari lalu. Warga menuntut agar kondisi jalan provinsi yang rusak di wilayah tersebut segera diperbaiki.

Editor: Din

Facebook Comments