BPN Sultra Serahkan Sertifikat Tanah Hasil Kegiatan PTSL Sebanyak 25.000 Lembar

Gubernur Sultra, H. Ali Mazi saat menyerah Pendaftaran Sertifikat Tanah Sistematik Lengkap (PTSL) di Kantor BPN Sultra, Kamis 9 Desember 2021. (istimewa).
Bacakan

Kendari, Inilahsultra.com – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), H. Ali Mazi mengikuti kegiatan Penyerahan Pendaftaran Sertifikat Tanah Sistematik Lengkap (PTSL) yang dilaksanakan oleh Kementrian Agraria dan Tata Ruang RI/Kepala Badan Pertahanan Nasional (BPN) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

-Advertisements-

Penyerahan Sertifikat tanah secara simbolis tersebut dilaksanakan Kantor BPN Sultra, 9 Desember 2021. Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) kepada masyarkat sebanyak 25.000 bidang yang tersebar di 17 kabupaten/kota.

Menteri Agraria dan Tata Ruang RI, Sofyan Djalil hadir secara daring, diikuti juga Gubernur Kalimantan Selatan dan Gubernur Sulawesi Tengah dengan menggunakan zoom meeting.

Dalam sambutannya Gubernur Sultra, H. Ali Mazi mengatakan selamat atas capaian yang diraih oleh Kementrian Agraria dan Tata Ruang/ Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi serta Kab/Kota yang telah sukses melaksanakan program strategis Nasional yaitu Pendaftran Tanah Sistematik Lengkap (PTSL) di Wilayah Sulawesi Tenggara.

“Tahun 2021, BPN Sultra menyerahkan Hak Atas Tanah hasil kegiatan PTSL sejumlah 25.000 bidang tanah yang tersebar di 17 Kab/Kota Provinsi Sulawesi Tenggara, yang merupakan suatu kebahagiaan masyarakat Sultra, sehingga dapat meminimalisir sengketa dan konflik tanah, yang juga sertifikat tanah yang diterima bernilai manfaat bagi masyarakat,” kata Ali Mazi.

Ketua DPW Partai NasDem ini berpesan, kepada penerima sertifikat agar mempergunakan sertifikat tanah yang dimiliki dengan bijak, demi membangun kesejahteraan serta dapat menjadi aset bagi anak dan cucu dihari kelak.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) ATR/BPN Sultra, Iljas Tedjo Prijono menuturkan Laporan Bapak Menteri bahwa Jumlah bidang tanah di Provinsi Sulawesi Tenggara adalah 1.915.690 bidang dengan jumlah bidang tanah yang telah terdaftar sebanyak 1.186.460 bidang (61,93%) dan yang belum terdaftar sebanyak 729.230 bidang (38,07%). Sehingga untuk menuju Sulawesi Tenggara lengkap hingga tahun 2025 kami perlu menyelesaikan target sekitar 182.000 bidang pertahun.

“Pada tahun 2021, Provinsi Sulawesi Tenggara memperoleh alokasi kegiatan PTSL yang terdiri dari Peta Bidang Tanah sebanyak 63.313 bidang dan telah terselesaikan sebanyak 63.313 bidang (100%). Kemudian untuk Sertipikat Hak Atas sebanyak 40.000 bidang dan telah terselesaikan sebanyak 38.114 bidang (95,2%), sehingga masih ada 1.886 bidang yang sedang kami proses dan kami optimis bisa menyelesaikannya hingga 21 Desember 2021,” ungkapnya.

Penyerahan sertifikat untuk rakyat Kegiatan PTSL dari 17 kab/ kota pada hari ini dilaksanakan di 4 Lokasi dan diikuti oleh seluruh Kantor Pertanahan Kab/Kota se-Sulawesi Tenggara secara virtual.

Oleh karena itu, sebanyak 100 bidang yang terdiri dari 93 bidang tanah masyarakat, 2 bidang Tanah Wakaf, 3 bidang Tanah Aset Pemerintah Desa dan 2 bidang Tanah Aset Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara.

“Sedangkan untuk 3 lokasi lainnya yaitu Kota Baubau sebanyak 50 bidang, Kabupaten Buton Selatan sebanyak 14 bidang dan Kebupaten Wakatobi sebanyak 22 bidang diserahkan pada masing-masing kantor,” tuturnya.

Ia berharap, sangat berterima kasih kepada masyarakat Sulawesi Tenggara yang telah membantu dan mendukung serta mensukseskan Kegiatan Sertipikasi Tanah khususnya Kegiatan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap. Semoga sinergi yang terjalin ini dapat terus ditingkatkan untuk mensukseskan Pendaftaran Tanah yang ada di Provinsi Sulawesi Tenggara yang ditargetkan akan selesai pada Tahun 2025.

Reporter : Asep Wijaya

Facebook Comments
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
-Advertisements-
loading...