Besok Vaksinasi Anak di SDN Wangkanapi, PUPR Baubau Siapkan Door Prize

Bacakan

Baubau, Inilahsultra.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau mulai melakukan vaksinasi kepada anak usia 6-11 tahun. Vaksinasi anak ini sudah dimulai di beberapa sekolah dasar (SD) di wilayah Kota Baubau sejak Sabtu 22 Januari 2022.

Seluruh OPD Lingkup Pemkot Baubau bertanggungjawab di SD yang sudah ditentukan dalam pelaksanaan vaksinasi untuk anak tersebut.

-Advertisement-

Seperti di SDN Wangkanapi, pelaksanaan vaksinasi untuk anak usia 6-11 tahun di sekolah tersebut adalah tanggungjawab Dinas PUPR Kota Baubau.

Kepala Dinas PUPR Baubau Andi Hamzah menuturkan, pihaknya menyiapkan door prize untuk semua siswa SDN Wangkanapi yang mengikuti vaksinasi besok, Selasa 25 Januari 2022.

Pelaksanaan vaksinasi anak di SDN Wangkanapi ini akan dimulai pukul 08.00 Wita sampai selesai, dengan jumlah siswa sebanyak 532 orang.

“Untuk mencegah kejenuhan, besok kita berikan door prize kepada semua siswa SDN Wangkanapi yang mengikuti vaksinasi. Kita juga menyiapkan badut sebagai hiburan agar para siswa ini tidak takut, jadi suasananya itu seperti pesta ulang tahun,” tutur Hamzah, Senin 24 Januari 2022.

Kata dia, inovasi pelaksanaan vaksinasi tersebut tidak terlepas dari arahan Plt Wali Kota Baubau La Ode Ahmad Monianse yang menginginkan seluruh OPD berperan aktif dalam pelaksanaan vaksinasi untuk anak usia 6-11 tahun.

“Peran aktif yang dimaksud yakni para pimpinan OPD harus bisa berinovasi dan berkreasi agar pelaksanaan vaksinasi anak ini bisa tuntas dan mencapai target,” ujarnya.

Hamzah juga mempersilahkan jika ada anak usia 6-11 tahun yang bukan siswa SDN Wangkanapi, bisa mengikuti vaksinasi.

“Biar yang bukan siswa SDN Wangkanapi, yang penting berusia 6-11 tahun juga bisa datang vaksinasi dan saya akan siapkan door prize berapa pun jumlah siswa atau anak yang datang vaksinasi,” tandasnya.

Untuk diketahui, Pemkot Baubau menargetkan penuntasan vaksinasi untuk anak usia 6-11 tahun sampai dengan 31 Januari 2022 dengan jumlah siswa atau anak sebanyak 17 ribu orang lebih.

Reporter: Muhammad Yasir

Facebook Comments