Lantik 113 Kepsek, Ahali Berpesan Wujudkan Kualitas Pendidikan Lebih Baik

155
Wakil Bupati Butur Ahali melantik 113 kepala sekolah lingkup Pemkab Butur. (Sumber : Protokol dan Pimpinan Setda Butur).
Bacakan

Buranga, Inilahsultra.com– Wakil Bupati (Wabup) Buton Utara (Butur) Ahali, melantik 113 Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pejabat Pengawas dan Tugas Tambahan Guru sebagai Kepala Sekolah Lingkup Pemerintah Kabupaten Butur. Giat itu berlangsung di Aula Kantor Bappeda Butur, Kamis, 17 Februari 2022.

-Advertisements-

Pelantikan dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Bupati Buton Utara Nomor 46 Tahun 2022 Tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Pegawai Negeri Sipil Dalam Dan Dari Jabatan Pengawas Dan Penugasan Guru Sebagai Kepala Sekolah Lingkup Pemerintah Kabupaten Butur.

Dalam sambutannya, Ahali menyampaikan bahwa mutasi merupakan hal penting demi terwujudnya kualitas dan mutu pendidikan yang lebih baik lagi ke depan.

Dengan demikian lanjut Ahali, mutasi penempatan jabatan bagi yang dilantik kali ini merupakan wujud kongkrit dari kepantasan kapasitas melalui evaluasi yang telah dilakukan agar dapat melaksanakan tugasnya dengan baik dengan harapan hasilnya juga bisa lebih baik.

“Sebagai abdi masyarakat, para kepala sekolah harus mau ditempatkan di sekolah lain tanpa syarat,” katanya.

Sebab, sambung Ahali tugas utama guru ialah mengabdi kepada bangsa dan negara melalui peningkatan mutu dan kualitas pendidikan di tengah masyarakat .

Selain itu, Ahali mengingatkan kepada semua ASN untuk tidak memilih-milih jabatan, tetapi siap ditempatkan dimana saja sesuai tanggung jawab yang telah diamanatkan oleh pimpinan, demi melahirkan generasi penerus yang unggul dan berkualitas.

Diakhir sambutannya, Ahali mengingatkan kepada ASN khususnya profesi guru harus mampu menjalankan profesinya dengan baik, penuh dengan dedikasi dan tanggung jawab.

Menurutnya profesi guru sangat mulia dan dihargai oleh pemerintah dan masyarakat.

“Saya berharap kepada Kepala Sekolah yang baru saja dilantik agar memperhatikan kinerja guru di lingkungan sekolah dengan sungguh-sungguh, serta taat terhadap ketentuan yang mengatur kepegawaian, termasuk ketaatan dan disiplin terhadap melaksanakan jam kerja ataupun proses belajar mengajar,” harapnya.

Editor : Ridho

Facebook Comments
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
-Advertisements-
loading...