Pj Sekda Buka Rakornas Lanjutan Percepatan Aksesbilitas Udara ke Wakatobi

33
Pejabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Asrun Lio membuka rapat koordinasi lanjutan percepatan Aksesbilitas ke Wakatobi dan daerah lainnya di Provinsi Sulawesi Tenggara yang digelar di Rumah Jabatan Gubernur, Rabu 27 Juli 2022.
Bacakan

Kendari, Inilahsultra.com– Pejabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Asrun Lio membuka rapat koordinasi lanjutan percepatan Aksesbilitas ke Wakatobi dan daerah lainnya di Provinsi Sulawesi Tenggara yang digelar di Rumah Jabatan Gubernur, Rabu 27 Juli 2022.

-Advertisements-

Rakornas tersebut dilakukan bertujuan untuk menindaklanjuti teknis guna percepatan isu aksesbilitas udara ke Wakatobi dan daerah lainnya di Provinsi Sulawesi Tenggara yang dihadiri Kepala Dinas Perhubungan Prov. Sultra, Kepala Dinas Pariwisata Prov. Sultra, Kepala Bandara Halu Oleo, Ketua ASITA, PHRI dan GIPPI Provinsi Sultra.

Hadir secara virtual pada rakornas para pejabat Kabupaten Wakatobi, diantaranya Bupati Wakatobi Haliana, anggota DPRD Kabupaten Wakatobi, Sekda Wakatobi, Kepala Bappeda, Ka.BPKAD, Ka.Dinas Perhubungan, Ka.Dinas Pariwisata dan Kepala Kantor Kelas III UPBU Matohara Kab. Wakatobi.

Turut hadir pula secara virtual, diantaranya Sekda Buton Tengah, Ketua DPRD Buton Tengah, Sekda Buton Selatan, Ketua DPRD Buton Selatan, Sekda Buton, Ketua DPRD Buton, perwakilan Walikota Baubau, Ketua DPRD Baubau, Kepala Dinas Pariwisata, Kepala Dinas Perhubungan Baubau, Ka. BPKAD dan Kepala Bandara Betoambari Baubau.

Sedangkan peserta dari luar Provinsi Sulawesi Tenggara secara daring pada Rakornas ini; Asisten Deputi Permodalan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kemenko Marves RI, Direktur Angkutan Udara Kemenhub RI, Kepala Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah V Makassar.

Pemaparan awal, yakni hitungan subsidi pesawat dan mekanisme pelaksanaan dari Wings Air yang disampaikan oleh Perwakilan Lion Groub, menyatakan bahwa “ketentuan dan perjanjian kerjasama dengan pemerintah daerah, Lion Air, diantaranya; Pertama, harga tiket merupakan harga dasar tiket. Kedua, frekuensi penerbanagan dapat ditambah atau dikurangi atas kesepakatan bersama” tuturnya.

Lanjut, ketiga menyerahkan jaminan uang deposit sebesar 6 (enam) miliar kepada PT. WINGS ABADI. Kemudian, Keempat PT. WINGS ABADI akan melakukan pemotongan langsung dari dana jaminan deposit (top up) bilamana sisa jaminan sebesar 500 juta. Serta Kelima pembayaran dilaksanakan dengan cara transfer Bank ke rekening PT. WINGS ABADI, jelas perwakilan Lion Air.

Selanjutnya, PT. WINGS ABADI dan Pemerintah Daerah akan melakukan rekonsiliasi data setiap bulannya dengan didahului dengan pengiriman Manifest mingguan. Apabila terdapat berbedaan data, maka pihak menyelesaikan perbedaan data tersebut paling lambat dalam waktu 5 (lima) hari dengan meneliti Form APB (Actual Pesenger Board) dengan Manifest, lanjutnya.

Sementara itu, Bupati Wakatobi dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada para jajaran dari Kementerian Pariwisata, dan para tamu hadirin yang telah mengadakan pertemuan rakornas.

“terima kasih atas atensi yang luar biasa dari Kementerian Pariwisata, Allhamdulillah hari ini kita telah sama-sama bertemu kembali untuk membicarakan yang telah menjadi apa yang kita lakukan,” ucap Bupati Wakatobi.

Menurut Bupati Wakatobi Berdasarkan Permenhub No 68 Tahun 2022, untuk Kabupaten Wakatobi , tarik batas atasnya 680 dengan tambahan 20% ditambah jumlah PPN 11%, Asuransi dan Iptek maka totalnya 940.760. Tentu saja ini mejadi angka lebih tinggi dari Permenhub. Sesuai dari segi aturan tentu tidak bisa memberikan biaya atau subsidi biaya di atas peraturan pemerintah, tegas Bupati Wakatobi, Haliana

“Permintaan daerah Waktobi sesui surat tanggal 8 Juli 2022, Pemerintah Wakatobi berkomitmen memberikan subsidi pihak Lion Air Groub, ini demi melakukan pelayanan terhadap masyarakat dan memastikan akses untuk menunjang pariwisata di Kabupaten Wakatobi. Akan tetapi ada suatu hal, bila menyetujui biaya dan atensi yang lain, maka ada kewajiban untuk melakukan deposito kepada Wings Air dan Lion Air sebanyak 6 (enam) miliar, ini menjadi beban besar kepada APBD kami, karena saat ini tentu saja alternatif Kab. Wakatobi yaitu di APBD perubahan,” jelas Bupati Waktobi.

Terkait jadwal pesawat Wakatobi konektifitasnya tidak sesuai dengan jadwal pesawat yang baru tiba di bandara, sehingga para penumpang pesawat ke Wakatobi sering terjadi ketertinggalan penerbangan. Ini telah menjadi kendala masyarakat Wakatobi, kata Bupati.

Selain itu, penyesuaian tarif harga tiket batas bawah dan batas atas yang dilakukan Kementerian Perhubungan untuk dapat memastikan tarif harga tiket yang berlaku, sehingga dapat membantu kunjungan kerja yang dilakukan di Kabupaten Wakatobi mendatang, ” jelas Bupati Wakatobi.

Menanggapi pernyataan tarif subsidi pemerintah, perwakilan Lion Air Groub menyatakan jika biaya pemerintah berjumlah 6 (enam) miliar terlalu besar, maka pihak Lion menawarkan seberapa kemampuan pihak pemerintah Wakatobi akan diterima.

“Jika merasa 6 miliar terlalu besar dari anggaran pemerintah, silahkan berapa kesanggupannya dan kita coba pikirkan dan diterjemahkan melalui kesepakatan periodenya berapa lama,” jelas Lion Group.

Kadis Perhubungan menyampaiakan pesan dari Gubernur Sultra Ali Mazi yang masih berada di Muna Barat, menitipkan pesan bahwa pemerintah provinsi akan mensuport kegiatan yang akan diadakan di Wakatobi dan juga penerbangan di Wakatobi.

Selain itu, Kadis Pariwisata Prov. Sultra, mengatakan agar Bupati Wakatobi bersurat kepada Gubernur secara resmi untuk meminta kepada Gubernur bisa ikut berpartisipasi dalam mekanisme subsidi yang memiliki dasar.

“Kemudian perlu untuk disepakati bersama rute mana yang akan disubsidi dan juga harus memperhatikan kompetitornya, kita harus juga memperhatikan dan membuka kesempatan airlines yang lain karena jangan sampai ada penawaran yang lebih rendah dari pada Lion Air, agar apabila kita telah memberi kesempatan kepada Airlines yang lain minimal,” ujar Kadis Pariwisata.

Kesimpulan dari hasil rakornas menyimpulkan bahwa Pemerintah Kabupaten Wakatobi dan Kota Baubau didukung DPRD masing-masing siap dan komitmen mengambil langkah2 yg diperlukan termasuk menyiapkan subsidi guna akselarasi reaktivasi penerbangan. Pemerintah Provinsi juga siap untuk mengalokasikan subsidi bersama bila Kabupaten Kota memiliki keterbatasan anggaran.

Menindaklanjuti hal teknis terkait mekanisme subsidi berupa jumlah block seat, tarif per seat, frekwensi penerbangan, rute dan jadwal penerbangan akan dibentuk tim kecil yang dikoordinir oleh Pemerintah Provinsi Sultra.

Selanjutnya, untuk mengoptimalkan load factor dan menyediakan pilihan rute multi access ke Wakatobi maka rute alternatif yg diusulkan adalah Kendari-Baubau-Wakatobi-Kendari PP dan Makassar-Wakatobi-Kendari-Wakatobi PP.

Editor : Ridho

Facebook Comments
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
-Advertisements-
loading...