Vaksinasi Booster Massal Guru, Monianse Apresiasi Dikbud Baubau

43
Wali Kota Baubau La Ode Ahmad Monianse (baju putih dan memakai topi) saat meninjau pelaksanaan vaksinasi di halaman kantor Dinas Pendidikan Kota Baubau, Sabtu 30 Juli 2022.
Bacakan

Baubau, Inilahsultra.com– Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Baubau menggelar vaksinasi booster secara massal untuk para guru TK/PAUD, SD dan SMP di halaman kantornya, Sabtu 30 Juli 2022.

-Advertisements-

Wali Kota Baubau La Ode Ahmad Monianse mengapresiasi dinas pendidikan karena menginisiasi pelaksanaan vaksin booster massal ini. Selain guru, masyarakat umum juga dipersilahkan ikut jika ingin di vaksin booster.

“Kita berharap apa yang dilakukan oleh Dikbud Baubau ini bisa diikuti oleh OPD lain agar seluruh ASN Lingkup Pemkot Baubau sudah tervaksin lengkap (booster), karena ASN ini harus menjadi contoh di masyarakat luas,” tuturnya.

Kata dia, pihaknya terus bergerak melaksanakan vaksinasi booster untuk menyelesaikan target pencapaian karena masih berada di kisaran 10 persen keatas. Pihaknya menargetkan satu atau dua bulan kedepan, capaian vaksinasi booster di Kota Baubau sudah 50 persen.

“Manfaat dari vaksin lengkap (booster) ini agar heart immunity semakin kuat, sehingga jika terjadi lagi goncangan Covid-19 kesekian kalinya kita sudah punya daya tahan,” pungkasnya.

Sementara itu Kepala Dinas Dikbud Baubau La Ode Aswad mengatakan, dari ratusan orang guru yang mendaftarkan diri untuk di booster, ada beberapa yang ditunda pemberian vaksinnya pada saat proses skrining.

“Penundaan itu tidak menggugurkan tahapan selanjutnya. Kalau sampai dengan waktu yang kita tentukan dan tidak booster, bisa kita berikan sanksi, karena guru ini harus menjadi contoh,” ujarnya.

Mantan Kepala Bappeda Kota Baubau ini menambahkan, dari beberapa tingkat satuan pendidikan di bawah naungan Dikbud Baubau, baru SMP yang capaiannya berada di atas 30 persen.

“Sebelum kita inisiasi vaksin massal di kantor ini, memang agak rendah capaian kita. Yang tinggi itu SMP sudah 30 persen lebih, sedangkan yang lain (TK/PAUD dan SD) berada di bawah 10 persen,” tandasnya.

Reporter: Muhammad Yasir

Facebook Comments
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
-Advertisements-
loading...