Dishub Sultra Tegaskan Kenaikan Tarif Transportasi Harus Ada Keputusan Gubernur

29
Muhammad Rajulan.
Bacakan

Kendari, Inilahsultra.com – Kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang diumumkan oleh pemerintah pusat sangat berdampak di seluruh sektor. Tak terkecuali di sektor perhubungan baik itu transportasi darat maupun laut.

-Advertisements-

Kepala Dinas Perhubungan Sulawesi Tenggara (Sultra) Muhammad Rajulan, usai mengikuti Ekspose 4 tahun Ali Mazi dan Lukman Abunawas (AMAN) di salah satu Hotel Kendari, Senin 5 September 2022 mengatakan, kenaikan BBM juga berdampak di perhubungan terutama transportasi laut sehingga menyebabkan naiknya tarif sewa kapal.

Menurutnya, kenaikan harga tarif sewa kapal merupakan wajar, namun ada beberapa yang harus diperhatikan oleh para pengusaha kapal bahwa kenaikan harga tarif harus ditetapkan dengan keputusan pemerintah daerah.

“Dan itu sangat wajar tetapi ada beberapa yang perlu diperhatikan oleh pengusaha kapal, bahwa kenaikan tarif itu tidak boleh semaunya dia. Karena mengenai tarif itu baik utamanya kapal laut, yang berlayar dari Kendari ke Bau-bau misalnya harus ditetapkan dengan putusan Gubernur Sultra,” ucapnya.

Untuk itu, pihaknya mengimbau kepada pengusaha kapal agar tidak menetapkan sendiri harga tiketnya, tapi aturannya harus bermohon kepada pemerintah provinsi lewat Dinas Perhubungan untuk meminta kenaikan harga tarif sewa kapal.

“Nanti kita akan liat atau ditinjau kemudian kita survei seberapa besarnya layaknya kenaikan tarif yang diizinkan,” tuturnya.

Menurutnya kenaikan harga tiket kapal saat ini, pihaknya belum mendapatkan laporan. Semestinya untuk melakukan kenaikan tarif sewa kapal, harus mengajukan kenaikan harga tarif tersebut kepada pemerintah provinsi Sultra.

“Saya belum mendapatkan laporannya apakah betul-betul mereka sudah menaikkan tarif, yang jelas kami dari Dinas Perhubungan menyampaikan mewanti-wanti kepada mereka bahwa jangan langsung menaikkan harga tarif sendiri tetapi harus dirampungkan bersama” tegasnya.

Lanjut, meskipun kenaikan BBM masih signifikan, tetapi harus melakukan permohonan untuk menaikkan tarif sewa kapal.

“Jadi kalau kita sadari bersama, semua ada aturannya tidak semaunya kita lakukan, karena penaikkan harga tarif tersebut harus ada aturan dari keputusan pemerintah gubernur,” pungkasnya. (C)

Reporter: Iqra Yudha
Editor : Tino

Facebook Comments
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
-Advertisements-
loading...