Sering Terjadi Kemacetan, Rajab Jinik Minta Pemkot Kendari Tegakkan Aturan Penggunaan Jalan

Ketua Komisi III DPRD Kota Kendari, L.M Rajab Jinik (Tengah).

Kendari, Inilahsultra.com – Arus lalu lintas di jalan poros MT Haryono mulai dari pertigaan kampus hingga pasar baru biasa terjadi kemacetan yang disebabkan oleh kendaraan mobil truk kontainer melintasi pada siang hingga sore hari.

Berdasarkan pengamatan dari media ini, kemacetan yang biasa terjadi, dari pertigaan kampus hingga di Pasar Baru diakibatkan oleh kendaraan mobil truk kontainer.

Ketua Komisi III, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kendari, L.M Rajab Jinik mengatakan bahwa penyebab kemacetan di jalan kota Kendari salah satunya adalah kendaraan tersebut.

-Advertisement-

“Jalan itu belum ditau apakah hanya dilalui oleh Dum truk yang berkapasitas besar atau mobil yang kecil yang dikhususkan buat masyarakat, jadi kami meminta agar Pemkot Kendari menegakkan aturan penggunaan jalan,” kata Rajab Jinik Kepada Media Ini, 15 Oktober 2022.

Politikus Partai Golkar ini menuturkan, jalanan tersebut yang kerap terjadi kemacetan belum bisa dibedakan mana yang harus dilalui oleh transportasi umum masyarakat, dengan kontainer yang memiliki kapasitas besar sehingga menyebabkan masalah kemacetan.

Menurutnya, aturan jalan bagi kendaraan truk kontainer sudah mempunyai peraturan daerah (Perda) yang diatur oleh Pemerintah kota Kendari melalui dinas perhubungan.

“Hanya mungkin mereka melalaikan, jadi seharusnya itu (aturan) yang harus ditegakkan sekarang. Kita juga berharap di Pj baru ini, semua aturan selama ini dianggap biasa dan sederhana di kota Kendari harus ditegakkan lurus keatas dan diterapkan sanksi,” tutur Rajab.

Seharusnya, lanjut Rajab, kendaraan mobil truk kontainer memiliki jalur tersendiri sesuai aturan-aturan yang ada agar tidak menyebabkan kemacetan di jalan.

“Ada jalurnya tersendiri, apakah harus lewat pada jam malam, atau jalur tersendiri yang memang tidak bisa dilalui misalkan pasar baru. Tidak bisa itu, bisa sebenarnya lewat kalau sudah malam atau kendaraan sudah mulai sepi,” imbuhnya. (C)

Reporter : Iqra Yudha
Editor : Tino vendrian

Facebook Comments