Yayasan Hadji Kalla Buka Pendaftaran Beasiswa Kalla 2025 di Sultra

Manager Educare LAZ Hadji Kalla, Therry Alghifary memaparkan program Beasiswa Kalla dalam Media Gathering Yayasan Hadji Kalla di Tanamera Coffee Kota Kendari, Kamis 21 Agustus 2025.

Makassar, Inilahsultra.com – Yayasan Hadji Kalla melalui LAZ Hadji Kalla kembali menghadirkan Beasiswa Kalla 2025 khusus bagi mahasiswa di Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra). Program ini menjadi wujud nyata kepedulian untuk menjaga asa para generasi muda agar tetap melanjutkan Pendidikan hingga tuntas.

Meski tantangan dunia pendidikan masih besar, terutama di wilayah Indonesia Timur, komitmen untuk membuka jalan selalu hadir. Data Statistik Pendidikan Tinggi 2020–2022 mencatat adanya penurunan angka putus kuliah di Sulawesi Tenggara dari 8.173 mahasiswa pada 2020 menjadi 3.470 pada 2022. Angka putus kuliah ini masih mencerminkan tantangan pendidikan tinggi dan banyaknya cita-cita yang belum terwujud.

“Kami butuh meningkatkan jumlah penerima manfaat di Sulawesi Tenggara. Karena itu, kami ingin memperluas kerja sama dengan perguruan tinggi setempat agar semakin banyak mahasiswa dapat terbantu,” ujar Manager Educare LAZ Hadji Kalla, Therry Alghifary saat memaparkan program Beasiswa Kalla dalam Media Gathering Yayasan Hadji Kalla di Tanamera Coffee Kota Kendari, Kamis 21 Agustus 2025.

-Advertisement-

Ia menegaskan, beasiswa ini bukan hanya soal biaya kuliah, tetapi juga tentang menjaga semangat belajar agar tidak padam.

Dukungan terhadap komitmen Yayasan Hadji Kalla itu mengalir dari berbagai perguruan tinggi. Salah satunya, Wakil Rektor II Universitas Mandala Waluya Kendari, Toto Surianto.

“Banyak mahasiswa kami berprestasi tetapi terkendala biaya. Program ini menghadirkan harapan baru, dan kami berharap sinergi ini dapat berlanjut,” tuturnya.

Hal senada diungkap Wakil Rektor III Universitas Sulawesi Tenggara (Unsultra), H. Herman Titop, S.E, M.Si.

Dia mengatakan, kerja sama ini sangat berarti bagi mahasiswa Unsultra. Kehadiran Beasiswa Kalla menjadi langkah nyata dalam menekan angka putus kuliah di Sulawesi Tenggara.

Beasiswa Kalla 2025 memberikan dukungan biaya kuliah hingga Rp 7.500.000 persemester. Beasiswa ini dapat diterima sampai lulus atau maksimal semester 8.

Tidak hanya itu, penerima juga akan mendapat pembekalan berupa pelatihan kepemimpinan, kelas pengembangan diri, program pengabdian di desa binaan Kalla, hingga kesempatan magang di KALLA.

Dengan pendekatan yang menyeluruh, beasiswa ini diharapkan dapat mencetak generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berkarakter, berdaya, dan siap berkontribusi untuk masyarakat.

Penerima Beasiswa Kalla tahun 2022, Amanda Apriyanti, Jurusan Farmasi dan Nurfadillah Jurusan Ilmu Komunikasi di Universitas Halu Oleo menyampaikan rasa terima kasih atas beasiswa tersebut.

“Bagi saya beasiswa ini sebagai jembatan bagi yang kekurangan biaya untuk melanjutkan kuliah. Kegiatan-kegiatannya juga sangat bermanfaat untuk pengembangan diri,” tutur Nurfadillah.

Pendaftaran Beasiswa Kalla 2025 telah dibuka hingga 5 September 2025. Informasi selengkapnya mengenai persyaratan dan mekanisme pendaftaran dapat diakses melalui situs resmi www.yayasanhadjikalla.or.id. (IS)

Facebook Comments