
Kendari, inilahsultra.com – Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari Sulawesi Tenggara (Sultra) mendapatkan persetujuan dari Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi untuk membuka sembilan program studi (prodi) baru.
Tambahan prodi baru tersebut diusulkan saat Profesor Usman Rianse menjabat Rektor UHO Kendari. Dimana, awalnya dikeluarkan Surat Keputusan (SK) Menteri Nomor 133/KPT/I/2017 Tanggal 8 Februari 2017.
SK tersebut berisi persetujuan izin pendirian dua prodi yaitu Statistika dan Sastra Prancis program strata satu.
Tidak lama kemudian menyusul pemberian izin pembukaan tujuh prodi baru melalu SK Menteri Nomor 228/KPT/I/2017 Tanggal 25 April 2017. Terdiri dari empat prodi strata satu dan tiga prodi magister.
Prodi strata satu yakni Ilmu Komputer, Prodi Perpustakaan dan Ilmu Informasi, Prodi Rekayasa Infrastruktur & Lingkungan, serta Prodi Teknik Kelautan. Sementara program pascasarjana yaitu Prodi Hukum, Geografi, dan Prodi Manajemen Rekayasa.
“Ini berdasarkan usulan Prof Usman Rianse, denga nomor surat 4132a/UN29/LL/2015 Tanggal 21 Desember 2015,” Kepala Subbagian (Kasubag) Hubungan Masyarakat (Humas) UHO Kendari, Maulid.
Menurut dia, salah satu pertimbangan menteri menyetujui pendirian prodi baru tersebut karena sudah memenuhi standar nasional pendidikan tinggi. Selain itu, sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi.
“Jadi, ini merupakan peluang dan kesempatan bagi siswa-siswi Sultra maupun secara nasional pada umumnya untuk menentukan pilihanya di UHO sesuai dengan keinginanya,” katanya.
Maulid mengaku, UHO akan membuka peluang seluas-luasnya untuk memenuhi keinginan dan melayani kebutuhan dan tuntutan masyarakat dalam bidang sumber daya manusia.
Reporter: La Ode Kasman Angkosono
Editor : Jumaddin Arif




