UHO Ajukan Tambahan Kuota Bidikmisi 1500 Mahasiswa

Ilustrasi

Kendari, Inilahsultra.com-Jumlah kuota penerima beasiswa pendidikan bagi mahasiswa miskin (Bidikmisi) Universitas Halu Oleo (UHO) saat ini baru mencapai 1.300 mahasiswa. Hal ini mengalami penurunan dari tahun sebelumnya yaitu sebanyak 2.530 mahasiswa.

Meskipun UHO hanya mendapat kuota 1.300 mahasiswa, namun tidak menutup kemungkinan akan mendapatkan penambahan kuota dari Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti). Sebabnya, saat ini pihak kampus sedang melakukan permohonan penambahan kuota sebanyak 1.500 mahasiswa.

-Advertisement-

Hal ini diungkap oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UHO, La Ode Ngkoimani saat di temui di ruang Humas UHO, Jum’at 6 Juni 2017.

“Saat ini UHO sedang melakukan penambahan kuota sebanyak 1.500 mahasiswa dan jika terpenuhi semua akan bertambah menjadi 2.800 mahasiswa. Kuota sekarang kita dapat 1.300 orang. Jadi kalau semua permintaan kita terpenuhi maka kuota bertambah 2.800,” ungkapnya.

Laode Ngkoimani  juga menuturkan bahwa penambahan kuota tersebut belum pasti untuk dapat terpenuhi semua. Hanya, besar harapan agar penambahan itu bisa dipenuhi.

Dikatakannya, mahasiswa UHO yang lolos Bidikmisi melalui jalur Seleksi Nasionalis Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) sudah melebihi kuota. Belum lagi yang mendaftar melalui jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Negri (SBMPTN)

Oleh karena itu, mahasiswa yang lolos melalui jalur seleksi tersebut belum tentu mendapatkan Bidikmisi karena akan ada verifikasi lanjutan.

“Pasti ada verifikasi, untuk mereka yang pantas dapatkan bidik misi, “ujarnya.

La Ode Ngkoimani menambahkan, yang dinyatakan lolos Bidikmisi di UHO paling banyak di Indonesia. Sehingga, ada beberapa pejabat kementerian menyatakan bahwa UHO perlu di berikan apresiasi oleh pemerintah pusat karna paling banyak meloloskan bidik misi.

Berbeda dengan Perguruan Tinggi lain, lanjut dia yang sedikit menerima Bidikmisi. Bukan menghindar untuk menerima beasiswa tersebut, tapi mereka mengharapkan sedikit yang mendaftar Bidikmisi karena uang kuliah tunggal (UKT) dari Bidikmisi rendah.

Dijelaskannya, Bidikmisi adalah beasiswa anak bangsa yang memiliki keterbatasan ekonomi tetapi secara akademik memiliki potensi.

“Penerima Bidikmisi ini tidak hanya mahasiswa kategori miskin, tapi juga memiliki kemampuan akademik untuk bisa sarjana, “jelasnya.

Reporter : Kadir
Editor : Rido

Facebook Comments