
BURANGA, Inilahsultra.com- Bupati Buton Utara (Butur) Abu Hasan terus memberikan perhatian serius pada peningkatan sumber daya manusia (SDM), khususnya pada anak-anak atas pemahaman terhadap Al Qur’an. Hal itu, ditunjukan dengan mendorong hadirnya pesantren baru di wilayah paling utara pulau Buton itu.
Usaha untuk melahirkan pesantren di daerah yang berslogan Lipu Tinadeakono Sara ini disampaikan orang nomor satu di Butur itu pada acara Khataman atau wisuda Al Qur’an, sebanyak 63 Santriwan dan Santriwati yang terdiri dari tingkat SD, SMP serta SMA se Kecamatan Kulisusu di Tempat Pengajian Quran (TPQ) Qurratu A’IN Desa Loji, Kamis (11/5/2017).
“Kita akan terus berupaya untuk mendorong anak-anak untuk memahami Al Qur’an. Selain lewat TPQ, tentunya saya akan juga mendorong hadirnya pesantren baru, sehingga pemahaman akan Al Qur’an semakin bagus,”katanya.
Bukan hanya itu, mantan Kabiro Humas Pemprov Sultra ini mempunyai target akan hadirnya Da’i disetiap desa. Dimana, anggarannya bersumber dari APBD. “Tahun 2018 juga, kita akan mendorong satu desa satu Da’i. Kita akan danai melalui APBD Kabupaten Buton Utara untuk melanjutkan daerah ini menjadi daerah religius, daerah yang di ridhoi Allah SWT,”pungkasnya.
Pada kesempatan itu pula, suami dari Sitti Rabiah Abu Hasan ini menyampaikan apresiasi kepada pengelolaan TPQ Qurratu A’IN atas terselenggaranya acara khataman tersebut.
“Muda-mudahan ini diikuti oleh pengelola-pengelola lainnya, karena kita ingin melahirkan generasi-generasi Qurani dimasa mendatang dan generasi yang betul-betul mencintai Al Qur’an,”ucapnya.
Menurutnya, memasyarakatkan baca tulis Al Qur’an dan semangat di kalangan anak usia sekolah, akan mewujudkan generasi Qurani dan berakhlaqul karimah.”Itu semua kewajiban semua hamba Allah terhadap peningkatan pemahaman baca Al Qur’an,”imbuhnya.
Reporter : Darmawan
Editor : Rido




