Butur Kekurangan Guru PNS

Agus Pria Budiana

Buranga, Inilahsultra.com – Dua kecamatan di Kabupaten Buton Utara (Butur) masih kekurangan guru berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS). Keduanya adalah Kecamatan Kambowa dan Bonegunu.

Dinas Pendidikan Nasional (Diknas) Butur merinci, kekurangan guru itu untuk mata pelajaran tertentu, tidak merata untuk semua mata pelajaran.

-Advertisement-

Kepala Dinas Diknas Butur Agus Pria Budiana mengatakan, meski kekurangan guru, persoalan itu tidak menghambat proses belajar mengajar.

“Kalau bicara soal kekurangan guru sampai saat ini memang kita masih kurang untuk di Kecamatan Bonegunu dan Kambowa. Itu untuk mata pelajaran tertentu,” kata Agus di ruang kerjanya.

Menurut Agus, untuk menutupi kekurangan tersebut, pihaknya merekrut ratusan guru kontrak yang dibiayai melalu Agggaran dan Pendapatan Belanja Daerah (APBD). Sehingga, persoalan kekurangan guru tidak menjadi masalah berarti.

“Diknas merekrut tenaga kontrak untuk ditempatkan mengajar di sekolah yang masih kekurangan guru. Mau tidak mau harus kita lakukan itu,” ujarnya.

Mantan Camat Bonegunu ini menambahkan, kekurangan guru itu merupakan imbas dari moratorium rekruitmen aparatur sipil negara. Sehingga tidak ada jalan lain selain membuka kembali rekruitmen pegawai.

“Setiap tahun ada tenaga pendidik yang pensiun. Dengan diberlakukannya moratorium, kekurangan tenaga pendidik akan terus terjadi. Kalau ini tidak ditutupi, maka akan semakin besar jumlah kekurangan guru kita. Makanya besar harapan agar penerimaan PNS guru dibuka,” harapnya.

Reporter: Rido
Editor: Herianto

Facebook Comments