
Rusman Emba
Kendari, Inilahsultra.com- Bupati Muna Rusman Emba mengungkapkan makna arti dari peradaban baru itu sangat luas, yakni transformasi berpikir, bertindak, bersikap, dan produktifitas.
Dijelaskannya, berpikir itu dimana memberdayakan masyarakat itu harus di jalankan, dan sebuah daerah apa yang menjadi kebutuhan-kebutuhan dasar masyarakat bisa terpenuhi.
“Peradaban baru, suatu daerah harus mengembangkan kebutuhan masyarakat agar terpenuhi,” kata Rusmab saat ditemui di kediamannya di Kendari, Rabu 12 Juli 2017
Rusman Mengatakan aspek bertindak pada aspek infrastruktur misalnya kita akan sempurnakan pembangunan infrastruktur itu kita akan sempurnakan dan tidak ada batasan-batasan kabupaten satu dan kabupaten lain yang ada disutra.
“Membangun Infrastruktur menjadi fokus utama dalam bertindak”kata Rusman di kediamanya jalan jati raya pada 11, Juli, 2017
Lanjut Rusman dalam aspek bersikap mengatakan bahwa kita lebih menonjolkan pada aspek-aspek saling menghargai, saling menghormati, saling memberikan ruang dan dukungan, sehingga pertentangan-pertentangan dan kesalapahaman selama ini yang kelihatan di publik bisa dihilangkan.
“Dalam bersikap kita akan saling menghargai, menghormati satu sama lain,” imbuhnya.
Rusman mencontohkan, apabila seorang pemimpin keluar daerah, dalam rangka membawa misi daerah tersebut, harus dilaksanakan dengan sebaik-baiknya, dan bukan untuk terpecah-pecah hanya karena kepentingan pribadi.
“Harus membawa misi untuk daerah tersebut, bukan untuk kepentingan semata,” tegasnya.
Sedangkan dalam aspek produktifitas, dengan peradaban baru, kalau kemarin-kemarin bagaimana memaksimalkan pendapatan masyarakat dengan cara-cara konvensional. Kini, akan dirubah, dengan cara melakukan langkah-langkah moderen, sehingga hasilnya maksimal.
“Langkah-langkah kemarin saya akan rubah, untuk meningkatkan pendapatan masyarakat,” janjinya.
Dengan adanya peradaban baru, dalam berpikir, bersikap, bertindak dan produktifitas, masyarakat Sultra bisa berkembang dan pendapatan meningkat kedepanya.
Reporter : Haerun
Editor : Rido




