Umar Bonte Mengaku Kaget Dicari Petugas KPK

Umar Bonte


Kendari, Inilahsultra.com – Anggota DPRD Kota Kendari Umar Bonte mengaku kaget saat dicari petugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kamis, 27 Juli 2017.

Umar mengaku, sudah ditelepon oleh petugas KPK yang mencarinya. Mereka ingin bertemu langsung dengan dirinya dan La Ode Ashar (anggota DPRD Kota Kendari dari Golkar).

-Advertisement-

“Saya kemarin tidak sempat ketemu. Saya sampaikan ke mereka jadwal ulang saja. Saya prinsipnya merasa kaget saja kenapa harus Umar dan Ashar yang dicari,” ungkap Umar, Kamis malam.

Kalau tujuan KPK adalah hanya untuk komunikasi biasa terkait kinerja DPRD Kota Kendari, Umar mengaku siap. Namun, bila menyangkut hal teknis atau individu orang perorang, dia berharap harusnya ada undangan resmi.

“Tapi yang jadi masalah kalau kehadiran KPK secara resmi dan saya berbicara sebagai anggota dewan maka harus ada surat resmi. Saya harus bicara kapasitas apa, apakah sebagai teman atau lembaga,” ungkap Umar.

Kalau statusnya sebagai anggota dewan, kata dia, harusnya ada surat sehingga bisa menyiapkan apa yang harus dibicarakan.

“Harusnya menyurat dan tidak bisa begitu saja. Sampai saat ini belum ada surat masuk ke saya. Saya belum tahu meminta tanggapan apa mereka. Saya hanya dapat info bahwa saya dicari. Ternyata betul dan saya baru dihubungi oleh petugas KPK,” tuturnya.

Sebelumnya, KPK menemui anggota DPRD Kota Kendari La Ode Ashar. Mereka menanyakan seputar anggaran penyertaan modal dari Dinas Pekerjaan Umum ke PDAM Kota Kendari.

Namun, La Ode Ashar mengaku tidak mengetahui secara detil yang ditanyakan dua petugas KPK kepadanya.

Sebab, masalah penyertaan modal dari Dinas PU ke PDAM Kota Kendari adalah zaman DPRD periode 2009-2014.

Reporter: La Ode Pandi Sartiman
Editor: Herianto

Facebook Comments