
Sunardin
Kendari, Inilahsultra.com – Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umroh (PHU) Kementerian Agama (Kemenag) Kota Kendari Sunardin mengungkapkan, kuota haji tahun 2010 belum terakomodir secara keseluruhan pada tahun 2017 ini. Sehingga sisanya akan diakomodir pada keberangkagan haji tahun 2018 mendatang.
“Kemenag Kota Kendari menunggu estimasi dari pusat (Kemenag) melalui provinsi (Kemenag Sultra) berapa kuota yang di dapat (tahun 2018),” jelas Sunardin di ruang kerjanya, Senin, 21 Agustus 2017.
Menurut dia, Kota Kendari belum memiliki kuota tersendiri sehingga masih menunggu kuota dari Kementerian Agama.
Dia menambahkan, pendaftar haji tahun 2011 lalu diperkirakan baru akan berangkat dua tahun mendatang. Pasalnya pendaftar haji tahun 2010 yang belum berangkat masih cukup banyak.
“Karena tahun 2018 diutamakan dulu sisa pendaftar 2010, berkisar ratusan orang,” jelasnya.
Sedangkan untuk pendaftar haji tahun 2012, diperkirakan akan berangkat 4 atau 5 tahun kedepan.
“Ini karena Kota Kendari diberikan kuota terbatas dan masyarakat yang mendaftar tiap tahun itu memcapai 1000 lebih. Sementara kuota tiap tahun hanya diberi 500 sampai 600 orang lebih,” jelasnya.
Dia menjelaskan, keberangkatan jemaah calon haji Kota Kendari tiap tahun belum bisa diputuskan. Pasalnya penentuan keberangkatan dilakukan oleh Kemenag.
“Kami berharap masyarakat memahami regulasi seperti ini, karena kami hanya melaksanakan pendaftaran dan yang memutuskan semua itu pemerintah pusat,” harapnya.
Reporter: Haerun
Editor: Herianto




