Pekerjaan Jalur Dua Kampus Baru UHO Dapat Tambahan Rp 10 Miliar

Tampak alat berat sedang melakukan pekerjaan pelebaran jalan. (FOTO: JHIE/INILAHSULTRA.COM)


Kendari, Inilahsultra.com – Pekerjaan jalan jalur dua di depan kampus baru Universitas Halu Oleo (UHO) Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, sudah hampir tuntas.

Setelah mengalokasikan anggaran Rp 16 miliar, pemerintah Kota Kendari kembali menyediakan tambahan anggaran Rp 10 miliar untuk pekerjaan lanjutan proyek jalan jalur dua tersebut.

-Advertisement-

Anggota DPRD Kota Kendari, La Ode Ali Akbar, kepada inilahsultra.com, Rabu 6 September 2017, menjelaskan, anggaran Rp 10 miliar tersebut dialokasikan melalui APBD Kota Kendari 2017 untuk pekerjaan sekitar 500 meter.

“Anggarannya kurang lebih Rp 10 miliar. Itu bukan saja untuk jalan tapi termasuk pembuatan drainase, median jalan, dan box culvert,” terang La Ode Ali Akbar, saat ditemui di Gedung DPRD Kota Kendari.

Menurut Iwan -sapaan akrab La Ode Ali Akbar-, khusus pekerjaan jalur dua di kampus baru UHO, Pemkot Kendari hanya kebagian tanggung jawab hingga simpang tiga Jalan La Muse-Kendari Permai.

“Kalau jalur ke Kendari Permai dan menuju ke rumahnya pak La Pili, itu tanggung jawab pemerintah provinsi. Kalau kita hanya depan kampus saja,” terang politikus Gerindra ini.

Pantauan jurnalis inilahsultra.com, proyek lanjutan jalur dua UHO saat ini sudah mulai dikerja, diawali dengan pekerjaan pelebaran jalan. Tampak alat berat sedang meratakan tanah lokasi pelebaran jalan.

Kondisi saat ini di depan gerbang II kampus baru UHO Kendari. (FOTO: JHIE/INILAHSULTR.COM)

Iwan menerangkan, sebagai wakil rakyat dari daerah pemilihan (Dapil) tersebut, yakni, Kecamatan Kambu – Baruga, dirinya konsisten memperjuangkan apa yang menjadi kebutuhan konstituennya.

“Jalur dua di kampus UHO menjadi prioritas yang saya perjuangkan karena memang kondisi jalan sudah tidak representatif. Sempit, baru banyak kendaraan. Kita berharap, tahun ini sudah selesai semua,” katanya.

Selain pekerjaan jalan dua jalur tersebut, Iwan juga berhasil memperjuangkan pengaspalan lorong-lorong depan kampus baru UHO, bahkan termasuk pekerjaan tambal sulam jalan dalam wilayah kampus yang menjadi penghubung antar kelurahan di Kecamatan Kambu.

“Memang masih ada beberapa titik lorong yang belum diaspal, tapi itu tetap akan menjadi perhatian kita ke depan,” pungkas Anggota Komisi III DPRD Kota Kendari ini.

Penulis: Jumaddin Arif

Facebook Comments