Pemenang Lelang Tak Punya Alat Berat, Kadis PU Butur : Lewat Waktunya Diputus Kontrak

Warga melakukan blokade jalan karena debu.


Buranga, Inilahsultra.com – Sejumlah kontraktor pemenang tender proyek pembangunan jalan di Kabupaten Buton Utara (Butur) menjadi ‘buah bibir’. Beberapa diantaranya tak punya alat berat untuk mengerjakan proyek jalan yang menggunakan teknologi CPHMA.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Butur, Wawan Wardaya menegaskan, masalah alat berat itu urusan kontraktor karena mereka merupakan pemenang tender. Bila sampai batas waktu sesuai kontrak pekerjaan tidak selesai, pihaknya akan melakukan pemutusan kontrak.

-Advertisement-

“Alat berat itu urusan kontraktor. Jadi bagaimana pun itu urusan mereka (kontraktor). Yang jelas lewat waktu, putus kontrak,” katanya saat ditemui di ruang kerjanya, Senin, 11 September 2017.

Meski begitu, lanjut Wawan, pihaknya tidak menginginkan hal itu terjadi. Pasalnya, masyarakat yang akan menjadi korban karena akan terus menghirup debu.

“Tapi kita tidak harapkan (putus kontrak). Apalagi dalam kota begini. Jangan berhenti lah,” tuturnya.

Menurut Wawan, batas waktu pengerjaan jalan dalam Kota Ereke sampai bulan November 2017. Sehingga masih ada waktu untuk mengerjakan jalan itu.

Diketahui, panjang jalan yang akan di aspal dalam Kota Ereke sepanjang 2,2 kilo meter yang dibagi dalam tiga ruas. Jalan itu menggunakan APBD Butur sebesar Rp 3,2 miliar.

Saat ini, masyarakat dalam Kota Ereke mengeluhkan kondisi jalan yang penuh debu karena kontraktor jarang melakukan penyiraman. Padahal, penyiraman itu memiliki anggaran yang termuat dalam kontrak.

Makanya, Wawan mengakui sudah memanggil para kontraktor terkait hal itu. Mereka juga sudah menyanggupi untuk melakukan penyiraman.

“Kalau mereka tidak siram, saya akan ambil alih untuk menyiram. Saya carikan mobil tangki, tapi anggaran penyiraman saya potong,” tegasnya.

Wawan mengakui sudah mendengar keluhan masyarakat itu. Makanya dia tegas, kontraktor harus melakukan penyiraman setiap saat.

“Harus disiram karena ada anggarannya,” tuturnya.

Penulis : Din

Facebook Comments