Roy Salam
Kendari, Inilahsultra.com – Kasus kematian bayi dalam kandungan di RSUD Muna, Sulawesi Tenggara, mengundang keprihatinan banyak kalangan. Salah satunya datang dari Roy Salam, salah seorang putra daerah Muna yang menetap di Jakarta.
Roy Salam yang menjabat Direktur Indonesia Budget Center (IBC) mengaku prihatin mendengar ada pasien yang harus kehilangan nyawa bayinya hanya karena pelayanan pihak rumah sakit yang buruk.
“Kasus ini mirip dengan kasus bayi Deborah yang saat ini menjadi isu nasional. Sama-sama menjadi korban bobroknya pelayanan di rumah sakit,” kata Roy Salam, kepada jurnalis inilahsultra.com, melalui jaringan telepon seluler, Selasa 12 September 2017.
Seperti diketahui, bayi berumur empat bulan bernama Tiara Deborah Simanjorang meninggal karena tidak mendapat penanganan di IGD RS Mitra Keluarga Kalideres pada Minggu 3 September 2017.
Sementara, bayi di RSUD Muna, buah hati pasangan Reni dan Unyil, juga diduga meninggal dalam kandungan karena lambat penanganan. Bayi meninggal dalam kondisi beberapa bagian kulit terkelupas.
Menurut Roy, dua kasus tersebut merupakan gambaran betapa abainya perhatian pemerintah daerah terhadap tata kelola pelayanan rumah sakit. Padahal, sektor pelayanan kesehatan mestinya mendapat perhatian besar dari pemerintah setelah sektor pendidikan.
Khusus di RSUD Muna, Roy Salam membenarkan jika rumah sakit tersebut kondisinya sangat memprihatinkan. Selain pelayanannya buruk, suasananya juga sangat jorok.
“Belum lama ini saya sempat pulang kampung dan jalan-jalan kesana (RSUD Muna). Itu kondisinya bukan main. Sudah seperti kandang ayam. Bangkai-bangkai proyek pengadaan APBD 2010 dibiarkan terhamburan tidak karuan,” kesal Roy.
Roy mensinyalir, pemerintah daerah Muna tidak lagi peduli dengan rumah sakit tersebut karena sementara dibangun rumah sakit baru bertaraf internasional.
Namun demikian, lanjut Roy, hal itu tidak bisa dijadikan alasan untuk tidak memperbaiki pelayanan di rumah sakit saat. “Membangun rumah sakit baru, oke. Tapi jangan juga abaikan hak-hak masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik,” katanya.
Kembali ke soal kasus kematian bayi di RSUD Muna, Roy Salam berharap agar pemerintah daerah menyikapinya secara serius agar tidak ada lagi kasus-kasus Deborah lainnya. “Jangan hanya fokus urus politik,” sindirnya.
Editor: Jumaddin Arif




