
Labungkari, Inilahsultra.com – Salah satu siswi Sekolah Menegah Atas (SMA) berinisial NM (16) warga Kampung Baru Kelurahan Watolo Kecamatan Mawasangka Kabupaten Buton Tengah (Buteng) dikeroyok tiga siswi yang berasal dari Madrasah Tsanawiyah (MTs)
Pengeroyokan tersebut dilakukan tiga siswi berinisial SA (16), YM (15) dan NA (15) pada Jumat 10 November 2017 lalu. Pengeroyokan dilakukan pada salah satu kebun jambu milik warga.
Hal tersebut dibenarkan Kapolres Baubau AKBP Daniel Widya Mucharam Sik, berdasarkan laporan Polsek Mawasangka nomor: LP/14/XI/2017/Sultra/Res. Bau-Bau/Sek. Mawasangka tanggal 21 November 2017.
Korban beinisial NM datang ke Polsek Mawasangka sekitar pukul 22.30 Wita, melaporkan kasus pengeroyokan yang menimpa dirinya.
Berdasarkan LP tersebut, kronologis pengeroyokan bermula saat NM yang masih berada di dalam ruang kelas, didatangi oleh perempuan berinisial NA dan HR. Saat itu NM disampaikan jika dirinya dipanggil salah satu guru MTs berinisial NL sekitar pukul 11.30 Wita.
“Saat itu korban langsung ikut dua siswi itu. Namun setelah berada didalam kebun jambu yang memisahkan sekolah NM dengan MTs Mawasangka, korban disuruh berhenti. Lalu SA, YM, dan NA, dan tiga orang lagi LD, SR, dan RT, mengeroyok NM bersama-sama secara bergantian,” ungkapnya Rabu, 22 November 2017.
Menurut Daniel, SA diduga memukul NM terlebih dahulu menggunakan telapak tangannya serta menginjak NM berulang kali mengenai pelipis kanan dan bahu NM. Selanjutnya NA ikut menginjak NM dibagian punggung belakang, sedangkan YM memukul NM menggunakan telapak tangan dibagian lengan sebelah kanan dan kiri.
“Atas kejadian tersebut NM mengalami luka bengkak dan lebam dibagian pelipis sebelah kanan, rasa sakit dibagian punggung belakang dan lengan sebelah kiri dan kanan,” jelasnya.
Saat ini Polsek Mawasangka sementara menindak lanjuti laporan tersebut. Untuk korban sudah divisum dan diantar ke rumah sakit. Sedangkan tiga terduga pengeroyokan sudah diamankan di Polsek Mawasangka.
Reporter: Anto
Editor: Din




