Rajiun Mengaku Belum Terima SK Pemecatan

Bupati Mubar Rajiun Tumada.

Kendari, Inilahsultra.com -Bupati Muna Barat (Mubar) Rajiun Tumada resmi didepak dari kursi Ketua DPD PAN Muna Barat. Pertanggal 22 Februari lalu, DPW PAN Sultra yang diketuai Abdurahman Saleh menyatakan mantan Kasatpol PP Sultra itu bukan lagi menjadi bagian dari Partai berlambang matahari bersinar.

Namun memasuki hari ke-empat Ketua DPRD Sultra itu mengumumkan pemecatan kadernya itu dari kursi Ketua DPD PAN Mubar, Rajiun mengaku belum menerima SK resmi. Baik dari DPW maupun DPP terkait putusan pemecatan dirinya.

Hal itu diungkap Rajiun saat bertemu dengan sejumlah awak media, Senin 26 Februari 2018.

-Advertisement-

“Belum ada SK saya terima,” singkat Rajiun.

DPW PAN Sultra memutuskan memecat Rajiun lantaran ia disebut membangkang keputusan partai terkait dukungan Paslon di Pilgub Sultra.

Berbeda dengan tudingan partai, Rajiun mensinyalir pemecatan dirinya terkait pembentukan Satgas Money Politik yang digagas belum lama ini.

Rajiun merasa ada yang aneh dengan putusan petinggi PAN yang dinilai melanggar mekanisme partai. Apalagi, driny dipecat tanpa ada proses klarifikasi, hanya gara-gara menginisiasi pembentukan Satgas Anti Money Politik.

“Saya tidak mengerti . Mestinya ada evaluasi. Satgas ini tidak mendukung mensosialisasikan salah satu calon. Satgas ini bagus. Ada pemikiran berbeda mestinya tetap ikut AD ART partai. pembangkangan seperti apa,” ujar Rajiun panjang lebar.

Rajiun kecewa. Harusnya langkah pembentukan Satgas Anti Money Politik jelang hari H Pilgub Sultra mendapat support dari partai.

 

Reporter : Siti Marlina

Editor      : Aso

Facebook Comments