Rampung, Lapangan Softball Sultra Siap Jamu Kejurnas Softball

Pahri Yamsul

Kendari, Inilahsultra.com – Lapangan olahraga Softball Sultra yang berada di eks kawasan KONI Sultra sudah memasuki tahap rampung di tahun 2018. Venue olahraga ini tak hanya digadang-gadang sebagai pusat pelatihan atau atlet, tapi bisa menjadi sumber PAD bagi pemerintah daerah.

Tak kalah penting, pembangunan ulang infrastuktur olahraga itu sebagai bentuk kesiapan daerah menjamu tamu Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Softball U-18 pada September mendatang.

Informasi itu disampaikan Kepala Dinas Cipta Karya Pemprov Sultra, Pahri Yamsul pada Inilahsultra.com,  belum lama ini.

-Advertisement-

“Alhamdulillah lapangan kita sudah siap untuk agenda Kerjurnas Softball nanti. Tinggal sedikit pembenahan saja. Kejurnas ini bagian persiapan atlet Indonesia berlaga ke Jepang,” papar Pahri.

Pria yang merangkap Pengurus Provinsi (Pengprov) Perserikatan Baseball dan Softball Amatir Seluruh Indonesia (Perbasasi) Sulawesi Tenggara itu menuturkan perhelatan Kejurnas Softball U-18 merupakan bagian inplementasi program Sport Tourism dicanangkan pemerintah pusat.

Program Sport Tourism merupakan salah satu cara ampuh yang gencar digaungkan pemerintah pusat guna promosi pariwisata di daerah. Angka Kunjungan wisata semakin tinggi seiring gelaran festival olahraga berskala nasional termasuk internasional.

Mendukung hal itu, Pemerintah Provinsi Sultra lewat dana APBD memporsikan anggaran bagi penataan dan revitalisasi kawasan olahraga. Di Sultra, masterplan Sport Tourism dipusatkan di Lapangan Lakidende atau Eks Kantor KONI Sultra.

“Untuk pengembangan Kawasan Sport Tourism ini, anggaran yang disiapkan daerah mencapai Rp 4 miliar. Ini untuk revitalisasi kawasan dan pembangunan ulang venue olahraga. Yang kelar ini di tahun 2018 Lapangan Softball. Itu kami bangun ulang dengan desain baru. Kita mensuport atlet dengan menyediakan sarana yang memadai. Apalagi atlet Softball diketahui mengharumkan Sultra dalam berbagai laga nasional,” jelas Pahri.

Ada banyak nilai plus didapat daerah menyusul perhelatan olahraga akbar tersebut. Kunjungan wisatawan olahraga bisa mendongkrak PAD dan mendatangkan pundi rupiah sektor ekonomi lain.

Hal sederhana, kata Pahri pemerintah dapat secara maksimal memanfaatkan infrastruktur olahraga itu sebagai sumber pemasukan baru bagi daerah.

Semisal lewat jasa parkir. Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sultra dapat memberlakukan tarif parkir bagi pengunjung.

“Dari parkir saja misalkan, pemerintah bisa memperoleh PAD. Asal pengelolaannya baik dan betul profesional seperti halnya lapangan olahraga lain di Indonesia,” tuturnya.

Reporter : Siti Marlina

Editor      : Aso

Facebook Comments