
Ketua RT 09 RW 03 Kelurahan Lalolara Kecamatan Kambu Kota Kendari Arsanul Lapae saat memperlihatkan spanduk yang dibuat warga.
Kendari, Inilahsultra.com – Banyak cara dilakukan warga menolak transaksi politik uang jelang Pemilihan Kepala Daerah 2018 besok, 27 Juni 2018.
Salah satunya Warga Lorong Tridharma Kelurahan Lalolara Kecamatan Kambu Kota Kendari.
Warga memasang spanduk yang terbuat dari karung beras dengan tulisan “tidak menerima transaksi politik di lorong ini”.
Ketua RT 09 RW 03 Kelurahan Lalolara Kecamatan Kambu Kota Kendari Arsanul Lapae mengaku, spanduk bertulis cat merah ini merupakan inisiatif warga.
Spanduk ini sudah dipasang sejak sore kemarin, 25 Juni 2018.
“Ini inisiatif dari anak-anak di sini,” ungkapnya saat ditemui di Lorong Tridharma Kelurahan Lalolara, Kecamatan Kambu Kota Kendari, Selasa 26 Juni 2018.
Menurut dia, pilkada harus sportif. Semua kandidat untuk tidak melakukan cara kotor merebut kekuasaan.
“Kita harapkan betul-betul pemilu jujur dan adil,” katanya.
Ia mengaku, spanduk ini menjadi peringatan bagi tim sukses kandidat termasuk edukasi warga agar tidak tergoda dengan money politic.
“Mengedukasi masyarakat untuk tidak menerima uang,” ujarnya.
Ia menyebut, sejak kemarin isu yang beredar akan ada “serangan fajar” di lingkungannya.
“Dengan adanya seperti ini sehingga mereka tidak berani,” harapnya.
Di wilayah kekuasannya, tercatat ada 118 warga yang masuk wajib pilih di TPS 6 Kelurahan Lalolara.
Pada 27 Juni 2018 besok, warga Sultra akan menyalurkan hak pilihnya untuk Pilgub Sultra 2018.
Penulis : La Ode Pandi Sartiman




