Dolar Naik, Dealer Honda Kendari Klaim Harga Jual Mobil Tetap Stabil

Salah satu varian mobil Honda yang dipasarkan PT Honda Cahaya Gratia Kendari.

Kendari, Inilahsultra.com– Bagi anda yang hendak membeli kendaraan roda empat tapi ragu dibadrol harga tinggi lantaran harga dolar yang melejit, kini tak perlu khawatir. PT Honda Cahaya Gratia Kendari menyatakan kenaikan nilai mata uang dolar tak memberi pengaruh signifikan terhadap trend harga otomotif di Kendari, terutama jenis Honda.

Dealer mobil tersebut mengklaim harga penjualan brand Honda masih relatif stabil. Belum ada revisi kenaikan sebagaimana ditakutkan konsumen.

Hal ini diungkap Branch Manager, Rusli pada Inilahsultra.com, Sabtu 14 Juli 2018.

-Advertisement-

“Dolar naik, tapi di Honda tidak ada kenaikan. Harga masih stabil,” ujarnya.

Bukan hanya unit kendaraan, harga spare part atau suku cadang Honda sejauh ini belum mengalami grafik kenaikan.

Secara umum, lanjut Rusli, harga jual unit kendaraan roda empat lebih dipengaruhi oleh faktor pajak. Komponen inilah yang memberi dampak paling signifikan terhadap kenaikan nominal harga jual mobil setiap tahun.

“Setiap tahun itu kendaraan selalu naik. Itu bukan karena dolar tapi pajak kendaraan. Itu terasa sekali. Tiap tahun itu naik ya hanya karena pajak yang naik,” jelasnya.

Untuk jenis Honda Brio misalkan, harga jualnya masih dipatok dikisaran Rp 150 juta per unit.

Penjualan mobil merk Honda di Sultra, diakui Rusli masih tetap bergeliat ditengah penguatan dolar terhadap rupiah.

Khusus di dealernya, Honda Brio memegang record penjualan tertinggi. Disamping enam varian Honda lain seperti Mobilio, CRV, Jazz dan BRV.

“Brio paling tinggi peminatnya di Kendari. Bahkan untuk jenis LCGC, Honda tertinggi dibanding merk kompetitor lain yang juga memasarkan seri LCGC di Kendari,” terang dia.

Reporter : Siti Marlina

Editor      : Aso

Facebook Comments